× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Contoh Soal Menghitung Ksp dari Kelarutan Molar

Materi: kimia
Kelarutan molar suatu zat adalah jumlah mol yang larut per liter larutan zat tersebut. Untuk setiap zat yang larut (seperti natrium nitrat, NaNO3), nilai kelarutannya dapat sangat tinggi, lebih dari 10 mol per liter larutan pada beberapa kasus.
Untuk zat yang sukar larut seperti perak bromida (AgBr), kelarutan molar–nya dapat sangat kecil. Dalam hal AgBr, nilainya 5,71 × 10–7 mol per liter.
Nilai yang diberikan ini, bagimanakah menghitung Ksp nya? Berikut prosedurnya:
1) Tulis persamaan kimia untuk zat yang larut dan terurai.
2) Tulis persamaan Ksp.
3) Substitusikan konsentrasi setiap ion dan hitung.

Soal -1:

Tentukan Ksp perak bromida, diberikan kelarutan molarnya 5,71 × 10–7 mol per liter.
Penyelesaian:
Ketika AgBr melarut, ia terurai seperti reaksi berikut:
AgBr (s) ⇌ Ag+ (aq) + Br– (aq)
Persamaan Ksp nya:
Ksp = [Ag+] [Br–]
Perbandingan antara AgBr and Ag+ adalah 1:1 perbandingan antara AgBr dan Br– juga 1:1. Artinya ketika 5,71 × 10–7 mol per liter dari AgBr melarut, ia menghasilkan 5,71 × 10–7 mol per liter ion Ag+ dan 5,71 × 10–7 mol per liter ion Br– dalam larutan.
Sustitusikan nilai tadi ke dalam Persamaan Ksp, diperoleh:
Ksp = (5,71 × 10–7) (5,71 × 10–7) = 3,26 × 10–13

Soal -2:

Tentukan Ksp kalsium fluorida (CaF2), jika diketahui kelarutan molarnya adalah 2,14 × 10–4 mol per liter.
Penyelesaian:
Ketika CaF2 melarut, ia terurai seperti reaksi berikut:
CaF2 (s) ⇌ Ca2+ (aq) + 2 F– (aq)
Persamaan Ksp untuk CaF2 :
Ksp = [Ca2+] [F–]2
Terdapat perbandingan 1:1 antara CaF2 and Ca2+, TETAPI perbandingan antara CaF2 dan F– adalah 1:2 . Artinya ketika 2,14 × 10–4 mol per liter CaF2 melarut, ia menghasilkan 2,14 × 10–4 mol per liter ion Ca2+, tetapi untuk ion F– sebesar 4,28 × 10–4 mol per liter dalam larutan.
Substitusikan nilai tadi ke dalam Persamaan Ksp CaF2 , diperoleh:
Ksp = (2,14 × 10–4) (4,28 × 10–4)2 = 3,92 × 10–11

Soal -3:

Tentukan Ksp merkuri(I) bromida (Hg2Br2), diketahui kelarutan molar–nya adalah 2,52 × 10–8 mol per liter.
Penyelesaian:
Ketika Hg2Br2 melarut, ia terdisosiasi (terurai) seperti reaksi:
Hg2Br2 (s) ⇌ Hg22+ (aq) + 2 Br– (aq)
Catatan: Perhatikan bahwa pada Hg2Br2 jika terurai bukan tidak membentuk 2 Hg+ tetapi Hg2+.
Persamaan Ksp nya:
Ksp = [Hg22+] [Br–]2
Perbandingan antara Hg2Br2 dan Hg22+ adalah 1:1 dan perbandingan antara Hg2Br2 dan Br– adalah 1:2 Arinya ketika 2,52 × 10–8 mol per liter of Hg2Br2 melarut, ia menghasilkan 2,52 × 10–8 mol per liter of Hg22+, tetapi ia menghasilkan 5,04 × 10–8 mol per liter ion Br– dalam larutan.
Substitusikan nilai tadi ke dalam Persamaan Ksp, diperoleh:
Ksp = (2,52 × 10–8) (5,04 × 10–8)2 = 6,40 × 10–23

Soal -4:


Hitung Ksp untuk Ce(IO3)4, diberikan data kelarutan molar–nya adalah 1,80 × 10–4 mol/L
Penyelesaian:
Persamaan Ksp :
Ksp = [Ce4+] [IO3–]4
Kita tahu bahwa:
Perbandingan antara konsentrasi ion cerium(IV) dan ion iodat adalah 1:4
Perbandingan antara kelarutan molar Ce(IO3)4 dan konsentrasi ion cerium(IV) adalah 1:1.
Sehingga:
Ksp = (1,80 × 10–4) (7,20 × 10–4)4
Ksp = 4,84 × 10–17

Soal -5:

Hitung Ksp untuk Mg3(PO4)2, diberikan data kelarutan molar–nya adalah 3,57 × 10–6 mol/L.
Penyelesaian:
Persamaan Ksp :
Ksp = [Mg2+]3 [PO43–]2
Kita tahu bahwa:
Perbandingan antara konsentrasi ion Mg2+ dan kelarutan molar magnesium fosfat adalah 3:1
Perbandingan antara konsentrasi ion fosfat dan kelarutan molar magnesium fosfat adalah 2:1
Sehingga:
Ksp = (1,071 × 10–5)3 (7,14 × 10–6)2
Ksp = 6,26 × 10–26

Untuk masing-masing senyawa, diberikan kelarutan molarnya. Hitung Ksp–nya
Soal -6: AgCN, 7,73 × 10–9 M
Soal -7: Zn3(AsO4)2, 1,236 × 10–6 M
Soal -8: Hg2I2, 2,37 × 10–10 M

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Sel Volta atau Sel Galvani
    Penemu sel volta atau sel galvani ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. Sel ini merupakan salah satu sel elektro...
  • Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya
    Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya . Hal ini agar kita lebih memahami materinya secara mendalam dengan berlatih berbagai contoh so...
  • Sel Elektrokima secara Umum
    Sebelum ada listrik kita menggunakan aki sebagai alat untuk menimbulkan arus listrik untuk menyalakan TV. Sekarang ini penggunaan aki juga ...
  • Hipotesis Louis de Broglie
    Hipotesis Louis de Broglie  . Pada tahun 1924, Louis de Broglie , menjelaskan bahwa cahaya dapat berada dalam suasana tertentu yang terdiri...
  • Contoh Penerapan Hukum Avogadro
    Berdasarkan Hipotesis Avogadro diketahui bahwa perbandingan volume gas dalam suatu reaksi sesuai dengan koefisien reaksi gas-gas tersebut. ...
  • Bilangan Kuantum
     Perpindahan elektron dari satu lintasan ke lintasan lain menghasilkan spektrum unsur berupa spektrum garis. Apabila dilihat lebih teliti, t...
  • Potensial Elektroda Standar
    Aliran elektron atau arus listrik dari satu kutub ke kutub lain disebabkan oleh adanya perbedaan potensial. Perbedaan potensial mendorong e...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene