× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Soal dan Pembahasan Terkait Derajat Disoasiasi dan Kc dalam Kesetimbangan Kimia

Materi: kimia
Berikut ini adalah soal dan pembahasan yang ditulis untuk pembelajaran kimia siswa kelas 11 SMA di Indonesia pokok bahasan kesetimbangan kimia. Ini dibuat bukan untuk tujuan komersial, hanya sebagai contoh bagaimana menyelesaikan soal-soal yang berhubungan dengan derajat disosiasi, tetapan kesetimbangan dan spesi-spesi yang ada dalam sistem kesetimbangan. Beberapa soal diambil dari buku BSE Kimia kelas 2 (11). Untuk rekan pembaca/pemerhati pendidikan kimia, penulis dengan senang hati menerima koreksi bila ditemui kekurangtepatan pembahasan. Semoga bermanfaat bagi pemelajar kimia.

Soal #1
Pemanasan gas SO3 dalam ruangan tertutup pada suhu tertentu menghasilkan O2 sebanyak 20% volume. Hitung derajat disosiasi SO3 pada kondisi tersebut

Penyelesaian #1:
Perbandingan volume menunjukkan perbandingan jumlah masing-masing gas dalam ruang tersebut.
Mula-mula tentu SO3 masih sebanyak 100% (anggaplah 1 mol). Pada keadaan setimbang jumlah O2 = jumlah volume O2 = 20% atau 0,2 mol, artinya jumlah yang dihasilkan juga sebanyak 0,2 mol. Berdasarkan perbandingan koefisien zat ketika setara adalah maka jumlah SO3 dan SO2 yang bereaksi adalah 2 kali   jumlah O2 yaitu 2 × 0,2 mol = 0,4 mol

Reaksi:2SO3(g)⇌2SO2(g)+O2(g)
Awal:1 mol
-
-
Bereaksi:-0,4 mol
+0,4 mol
+0,2 mol
Kesetimbangan:0,6 mol
0,4 mol
0,2 mol

Derajat disosiasi (derajat penguraian) = jumlah zat yang bereaksi : jumlah zat awal
Derajat disosiasi (derajat penguraian) = 0,4 : 1,0 = 0,40


Soal #2
Pada suhu tertentu, dalam ruang 1 liter terdapat kesetimbangan: 2SO3 (g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g)
Semula terdapat 0,5 mol gas SO3 dan setelah tercapai kesetimbangan perbandingan jumlah SO3 terhadap O2 adalah 4 : 3. Hitunglah tetapan kesetimbangannya.
Penyelesaian #2:
Untuk memudahkan penyelesaian soal dibuat tabel ABK (Awal-Bereaksi-Kesetimbangan) sebagaimana biasanya.

Reaksi:2SO3(g)⇌2SO2(g)+O2(g)
Awal:0,50 mol
-
-
Bereaksi:-6x
+6x
+3x
Kesetimbangan:4x
6x
3x

Berikutnya adalah menentukan besarnya nilai x.
Dari tabel tampak bahwa 0,50 - 6x = 4x, jadi 0,5 = 4x + 6x → 0,5 = 10x → x = 0,05
Jadi saat setimbang:
[SO3] = 4.x = 4.0,05 = 0,2 M ;
[SO2] = 6x = 6.0,05 = 0,3 M;
[O2] = 3.x = 3.0,05 = 0,15 M ;

$ Kc = \dfrac{[SO_2]^{2}[O_2]}{SO_3]^{2}}\\
Kc = \dfrac{0,3^{2}. 0,15}{0,2^{2}}\\
Kc = \dfrac{0,0135}{0,04}\\
Kc = 0,3375$

Soal #3
Reaksi penguraian 2SO3 (g) ⇌ 2SO2(g) + O2(g) mempunyai tetapan kesetimbangan Kc = 0,025 M pada suhu tertentu. Untuk dapat membatasi penguraian 2 M sampai 20% saja pada suhu tersebut berapa molar perlu ditambahkan gas O2?

Penyelesaian #3:
 20% dari 2 M = 0,4 M
x adalah jumlah [O2] yang harus ditambahkan.
Reaksi:2SO3(g)⇌2SO2(g)+O2(g)
Awal:2 M
-
-
Bereaksi:-0,4 M
+0,4 M
+0,2 M + x M
Kesetimbangan:1,6 M
0,4 M
(0,2 + x)M

$ Kc = \dfrac{[SO_2]^{2}[O_2]}{SO_3]^{2}}\\
0,025 = \dfrac{0,4^{2}. (0,2 + x)}{1,6^{2}}\\
0,025 = \dfrac{0,16(0,2+x)}{2,56}\\
0,025 \times 2,56 = 0,032 + 0,16x\\
0,064 = 0,032 + 0,16x\\
0,16x = 0,064 - 0,032\\
0,16x = 0,032
x = \dfrac{0,032}{0,16}\\
x = 0,2 M$
Jadi jumlah [O2] yang harus ditambahkan sebanyak 0,2 M

Soal #4
Dalam suatu tempat tertutup, gas NH3 dipanaskan hingga terurai sebagian. Setelah tercapai keadaan setimbang ternyata perbandingan mol gas NH3 : N2 : H2 adalah 3 : 1 : 6. Berapakah persentase NH3 yang terurai.

Penyelesaian #4:
Kalimat pertama memberikan petunjuk bahwa sebelum kesetimbangan tercapai pada awal memang terjadi peruraian sebagian (artinya sebelum tercapai kesetimbangan produk sudah terbentuk juga). Kita dapat menempatkan perbandingan mol tersebut pada baris kesetimbangan kemudian kita tentukan jumlah zat yang menjadi penentu perbandingan berdasar koefisien yang semestinya, dalam hal ini adalah gas N2 (dimisalkan sebagai x) yang bereaksinya (pada baris "bereaksi"). Kemudian ditentukan jumlah NH3 awal, berikutnya dapat dihitung persentase yang NH3 terurai

Reaksi:2NH3(g)⇌N2(g)+3H2(g)
Awal:y
-
3x
Bereaksi:–2x←+x→+3x
Kesetimbangan:3x
x
6x

y = 3x + 2x = 5x
Persen NH3 terurai = 2x/5x times 100% = 40%

Soal #5
Dalam suatu tempat tertutup bervolume 1 liter, terdapat campuran gas-gas A, B, X dan Y dengan [A] = [B] = 0,2 M dan [X] = [Y] = 0,2 M. Jika pada suhu tetap tekanan campuran dinaikkan, perbandingan konsentrasi zat-zat tidak berubah. Namun, jika ke dalam tempat dimasukkan 0,2 mol zat A, setelah setimbang kembali didapatkan [A] = 0,375 M. Dari data tersebut disimpulkan bahwa dalam tempat tersebut terjadi reaksi kesetimbangan....
A. A ⇌ B
B. A ⇌ B + Y
C. A ⇌ Y
D. A + X ⇌ B + Y
E. A + X ⇌ B

Penyelesaian #5:
Dari pernyataan ketika suhu tetap dan tekanan campuran dinaikkan ternyata konsentrasi zat-zat tidak berubah ini menunjukkan jumlah zat ruas kiri dan kanan adalah sama atau sebanding (dapat dilihat dari koefisien masing-masing zat). Artinya alternatif B dan E sudah gugur karena jumlah zat ruas kiri dan kanan berbeda, sedangkan A, C, dan D berpeluang benar karena jumlah zat ruas kiri dan kanan sama.

Jika [A] = 0,2 M kemudian ditambah 0,2 M sehingga menjadi 0,4 kemudian setelah setimbang menjadi 0,375 artinya [A] yang bereaski hanya 0,025 M.

Analisis berikutnya terhadap:
  • pilihan A: A ⇌ B
    pada opsi ini dapat diartikan bahwa gas X dan gas Y tidak ada dalam kesetimbangan dengan kata lain ia habis bereaksi. Yang dapat habis dalam reaksi tentu saja pereaksi (di sebelah kiri tanda panah kesetimbangan).
  • pilihan C: A ⇌ Y
    pada opsi ini dapat diartikan bahwa gas B dan gas X tidak ada dalam kesetimbangan dengan kata lain ia habis bereaksi.
  • pilihan D: A + X ⇌ B + Y
    Karena A yang bereaksi hanya 0,025 M maka berdasarkan reaksi pada pilihan tersebut ilustrasinya seperti pada tabel berikut.
    Reaksi: A+X⇌ B +Y
    Awal :0,4 0,2 0,2 0,2
    Bereaksi :-0,025 -0,025 0,025 0,025
    Kesetimbangan :0,375 0,175 0,225 0,225

Soal #6
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi X + 2Y ⇌ XY2 adalah 0,25 liter/mol2. Hitunglah jumlah X yang harus ditambahkan pada 4 mol Y dalam volume 5 liter agar menghasilkan 1 mol XY2 dalam kesetimbangan.
Penyelesaian #6:
Kc = 0,25 liter/mol2
Reaksi:X+2Y⇌XY2
Awal:a
4 mol
-
Bereaksi:–1
–2
1
Kesetimbangan:a – 1
2
1 mol

$[X] = \dfrac{a-1}{5}~ M\\
[Y] = \dfrac{2}{5}~M = 0,4~M\\
[XY_{2}] = \dfrac{1}{5}~M = 0,2~M$
\begin{align}
Kc &= \dfrac{[XY_2]}{[X][Y]^{2}}\\
0,25 &= \dfrac{0,2}{\dfrac{(a-1)}{5}(0,4)^{2}}\\
0,25 &= \dfrac{0,2}{\dfrac{(a-1)}{5}(0,4)^{2}}\times \dfrac{5}{5}\\ 
0,25 &= \dfrac{1}{(a-1)(0,4)^{2}}\\ 
0,25 \times 0,16 (a-1) &= 0,2\\
0,04a-0,04 &= 1\\
0,04a &=1+0,04\\
0,04a&=1,04\\
a&=\dfrac{1,04}{0,04}\\
a&=26~M\\
\end{align}
Soal #7
Tetapan kesetimbangan untuk reaksi PCl5 ⇌ PCl3 + Cl2 pada suhu 760 K adalah 0,05. Jika konsentrasi awal PCl5 sebesar 0,1 M, hitunglah persentasi PCl5 yang terurai.

Penyelesaian #7:

Dimisalkan jumlah PCl5 yang terurai adalah x M maka
Reaksi:PCl5 (g)⇌PCl3 (g)+Cl2 (g)
Awal:0,1 M
-
-
Bereaksi:-x
+x
+x
Kesetimbangan:0,1 - x
x
x

$ Kc = \dfrac{[PCl_3][Cl_2]}{[PCl_5]}\\
0,05 = \dfrac{x.x}{0,1-x}\\
0,05(0,1-x)=x^{2}\\
x^{2}+0,05x-0,005=0$
diperoleh x1 = 0,05 dan x2 = -0,1 (ini jelas tidak mungkin digunkan karena berharga negatif)
x = 0,05 M  oleh karena itu % PCl5 yang terurai = $\dfrac{0,05}{0,1} \times 100 =50 \%$

Soal #8
Jika tetapan kesetimbangan (Kc) untuk reaksi:
Reaksi-1: A + B ⇌ C dengan Kc = 4
Reaksi-2: 2A + D ⇌ C dengan Kc = 8,
maka tentukan tetapan kesetimbangan untuk reaksi C + D ⇌ 2B!

Penyelesaian #8:
Dari reaksi yang tersedia dapat ditempuh cara agar diperoleh reaksi seperti yang diminta (C + D ⇌ 2B), C dan D di ruas kiri dan B ada di ruas kanan. Upayakan menyesuaikan posisi zat untuk reaksi 1 dan 2.

Sebagaimana teknis bila reaksi merupakan hasil penjumlah dari dua reaksi lain maka nikai K adalah hasil kali K dua reaksi tersebut.
A(g) + X(g) ⇌ C(g)   dengan konstanta kesetimbangan K1
B(g) ⇌ D(g) + X(g)   dengan konstanta kesetimbangan K2
maka penjumlah dua reaksi tersebut menjadi
A(g) + B(g) ⇌ C(g) + D(g)  dengan K = K1 × K2

2C ⇌ 2A + 2B       (reaksi 1 dibalik dan kalikan 2 sehingga Kc-1 =  $\dfrac{1}{4^{2}}$
2A + D ⇌ C           (rekasi tetap sehingga Kc2 = 8)

Penjumlahan reaksi-1 dan reaksi-2 menjadi:
2C + 2A + D ⇌ 2A + 2B + C
Reaksi bersihnya menjadi   seperti reaksi-3
C + D ⇌ 2B       nilai  Kc3 = $\dfrac{1}{4^{2}} \times 8 = \dfrac{1}{2}$

Sumber soal: Buku BSE Kimia dan Buku Panduan Belajar Kimia 2 Oleh Sentot Budi Raharjo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Dari Mana Asal Angka 10 Rumus Konversi Molaritas itu?
    Beberapa buku kimia terdapat rumus konversi satuan konsentrasi larutan dari kadar (a%), massa jenis (ρ, dibaca rho), dan data massa molar za...
  • Memahami Grafik tentang Laju Reaksi Dan Variasi Soal
    Laju reaksi pada beberapa kesempatan dijelaskan dengan menggunakan grafik atau diagram atau kurva dengan berbagi pasangan variabel. Untuk ca...
  • Golongan Alkali atau Golongan IA
    Unsur-unsur pada golongan IA dalam tabel periodik dikenal juga dengan nama unsur alkali , karena semua anggotanya bereaksi dengan air memb...
  • Grafik Orde Reaksi
    Grafik Berdasarkan Orde Reaksi . Beberapa grafik orde reaksi yang umum terdapat dalam persamaan reaksi kimia beserta maknanya sebagai berik...
  • Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam
    Pada artikel Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam ini kita akan menurunkan rumus-rumus yang telah digunakan sebelumnya. Kita akan men...
  • Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan
    Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan . Salah satu contoh polimer sintetis adalah plastik. Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene