× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Keunikan H3PO4, H3PO3, H3PO2

Materi: kimia
Tiga jenis asam oksi (asam yang anionnya mengandung oksigen) berikut H3PO4, H3PO3, H3PO2 memiliki keunikan sifat tersendiri dibanding jenis asam serupa. Umumnya atom pusat suatu asam dengan bilangan oksidasi tinggi akan memiliki sifat asam yang kuat dibandingkan yang memiliki bilangan oksidasi yang lebih rendah. Bila bilangan oksidasi S pada H2SO4 adalah +6 dan pada H2SO3 adalah +4 maka H2SO4 merupakan asam kuat dibandingkan H2SO3.
Demikian pula pada HNO3, HNO2, HNO3 sifat asamnya lebih kuat (dengan bilangan oksidasi N +5) dibandingkan HNO2 (dengan bilangan oksidasi N +3). Indikator yang kasatmata bahwa asam oksi akan semakin kuat jika jumlah oksigen yang terdapat pada molekul jumlahnya semakin banyak. Namun ini tidak berlaku pada H3PO4, H3PO3, H3PO2. Kekuatan asam pada H3PO4< H3PO3 < H3PO2. Dari data juga diketahui bahwa nilai Ka masing-masing asam tersebut berturut-turut 7,6 × 10-3; 1,6 × 10-2; 1 × 10-2

Bagaimana penjelasan keunikan ini H3PO4, H3PO3, H3PO2? Mari kita tinjau struktur molekul ketiganya. Oh ya, untuk diketahui sebenarnya rumus umum jenis asam oksi ini adalah XOn(OH)m, dan untuk ketiga asam tersebut berturut-turut boleh dituliskan PO(OH)3, HPO(OH)2, H2PO(OH).

Atom H akan mudah dilepas jika memiliki polaritas yang cukup besar. Untuk mengetahui kepolaran dua atom yang berikatan ini dapat dilihat dengan membandingkan nilai elektronegativitasnya. nilai elektronegativitas: H = 2,20; O = 3,44; P = 2,19. Pada H3PO2 kepolaran ikatan antara H-P < H-O, dengan perbedaan elektronegativitas H-P sebesar 0,01 dan H-O sebesar 1,24. Ingat semakin besar beda elektronegativitas dua atom maka sifatnya semakin polar. Artinya posisi awan elektronnya akan tertarik ke sisi atom yang lebih elektronegatif sehingga ikatan dengan H mudah lepas.

Lebih jelasnya mungkin akan lebih tepat jika dikaitkan dengan efek induksi, efek induksi adalah efek tarikan/dorongan atau sebaran elektron yang disebabkan beda elektronegativitas antaratom yang berikatan.
  • Pada H3PO4, adanya ikatan rangkap O ini sangat polar, tetapi karena adanya 3 gugus OH yang secara geometri dapat menyeimbangkan tarikan dari O sehingga akan mengurangi kepolaran O tadi (menarik elektron secara merata ke arah 3 OH itu), akibatnya 3 gugus OH mengalami sangat sedikit efek induksi, dan sebagai hasilnya, secara keseluruhan molekul sangat tidak polar.
  • Pada H3PO3, dibandingkan H3PO4, yang juga memiliki ikatan rangkap dengan O namun hanya ada 2 gugus OH maka H3PO3, maka H3PO3, mengalami efek induksi dan secara keseluruhan molekul bersifat lebih polar.
  • Pada H3PO2, dibandingkan H3PO4 dan H3PO3, hanya memiliki satu gugus OH maka efek induksi cukup efektif , sehingga jauh lebih polar dan lebih mudah untuk melepaskan ion H+.
Selain alasan kepolaran tadi juga bagus untuk meninjau kestabilan basa konjugasi tiap asam tersebut. Semakin stabil produk basa konjugasi suatu asam maka jumlah ion H+ yang dihasilkan akan semakin banyak (lihat persamaan kesetimbangan di bawah ini), artinya asam tersebut relatif kuat. Sebaliknya jika produk basa konjugasi dari suatu asam tidak stabil maka jumlah ion H+ yang dihasilkan semakin sedikit, artinya asam tersebut relatif lebih lemah.

Sebagai catatan tentang pengertian asam mono-di-tri-protik pada asamoksi dari fosfor ini ketiganya bukanlah jenis asam triprotik meskipun seolah-olah ketiganya memiliki 3 atom H.
  • H3PO4 yang boleh dituliskan PO(OH)3, merupakan asam triprotik (terdapat 3 H yang dapat dilepaskan yaitu H yang berikatan dengan O),
  • H3PO3, yang boleh dituliskan HPO(OH)2 merupakan asam diprotik (terdapat 2 H yang dapat dilepaskan yaitu H yang berikatan dengan O),
  • H3PO2, yang boleh dituliskan H2PO(OH) merupakan asam monoprotik (hanya terdapat 1 H yang dapat dilepaskan yaitu H yang berikatan dengan O). 
Sekian, dengan senang hati jika ada pembaca yang memberikan koreksi lebih lanjut.


    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
    Langganan: Posting Komentar (Atom)

    meCKZINK

    Memuat...

    Arsip Blog

    Topik

    asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

    Popular Posts

    • Sel Volta atau Sel Galvani
      Penemu sel volta atau sel galvani ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. Sel ini merupakan salah satu sel elektro...
    • Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya
      Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya . Hal ini agar kita lebih memahami materinya secara mendalam dengan berlatih berbagai contoh so...
    • Sel Elektrokima secara Umum
      Sebelum ada listrik kita menggunakan aki sebagai alat untuk menimbulkan arus listrik untuk menyalakan TV. Sekarang ini penggunaan aki juga ...
    • Contoh Penerapan Hukum Avogadro
      Berdasarkan Hipotesis Avogadro diketahui bahwa perbandingan volume gas dalam suatu reaksi sesuai dengan koefisien reaksi gas-gas tersebut. ...
    • Potensial Elektroda Standar
      Aliran elektron atau arus listrik dari satu kutub ke kutub lain disebabkan oleh adanya perbedaan potensial. Perbedaan potensial mendorong e...
    • Hipotesis Louis de Broglie
      Hipotesis Louis de Broglie  . Pada tahun 1924, Louis de Broglie , menjelaskan bahwa cahaya dapat berada dalam suasana tertentu yang terdiri...
    • Sifat Fisika dan Kimia Unsur Periode Empat
      Sifat Fisika dan Kimia Unsur Periode Empat secara khusus. Untuk penjelasannya, kita bagi menjadi dua bagian yaitu pertama tentang Sifat Fi...

    Navigasi

    • Home
    • disclaimer
    • sitemap
    Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
    Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene