× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Satuan Konsentrasi Molaritas

Materi: konsentrasi larutan
Satuan konsentrasi molaritas ini sungguh sudah tidak asing lagi di telinga kita, karena satuan konsentrasi molaritas adalah yang paling sering digunakan dalam bahan-bahan kimia, terutama untuk larutan yang sangat pekat. Satuan konsentrasi molaritas ini dilambangkan dengan huruf M yang dibaca molar. Jika kita menemui pada botol HCl 1M, maka pada botol tersebut berisi larutan HCl sebesar 1 molar.

         Molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam tiap liter larutan. Satuan molaritas (M) adalah mol/liter atau mmol/mL. Molaritas (M) adalah salah satu cara menyatakan konsentrasi atau kepekatan larutan.

Jika zat yang akan dicari molaritasnya ada dalam satuan gram dan volumenya dalam mililiter, maka molaritasnya dapat dihitung dengan rumus:
Keterangan :
$M = \, $ molaritas (mol/liter)
$ n = \, $ mol zat terlarut (mol)
$ V = \, $ volume larutan (liter)
$ g = \, $ massa zat terlarut (gram)
$ Mr = \, $ massa molekul relatif zat terlarut

         Di laboratorium ditemui banyak zat kimia yang berwujud larutan dengan satuan kadar kepekatan (%) tertentu, sehingga untuk memanfaatkan dalam kegiatan praktikum harus ditentukan untuk diencerkan sesuai dengan molaritas yang dikehendaki. Untuk itu harus ditentukan terlebih dahulu molaritasnya dengan mengubah satuan kadar kepekatan (%) dengan molaritas.

Untuk dapat mengubah kadar kepekatan menjadi molaritas,digunakan rumus:

Contoh:
1). Tentukan molaritas dari asam sulfat pekat yang mengandung 96% H$_2$SO$_4$ dan massa jenis 1,8 kg L$^{-1}$! (diketahui Ar H = 1, S = 32, dan O = 16)

Penyelesaian :
$ \begin{align} \text{Molaritas (M) } \, & =\frac{\rho \times 10 \times \%massa}{Mr} \\ & =\frac{1,8 \times 10 \times 96}{98} \\ & = 17,63 \, M \end{align} $

         Reaksi-reaksi kimia biasanya dilakukan pada konsentrasi larutan yang rendah misalnya 1 M atau 0,1 M. Untuk keperluan tersebut, larutan yang pekat harus diencerkan dahulu dengan menambahkan air. Di dalam pengenceran larutan, jumlah mol zat pada larutan pekat sama dengan larutan encer, hanya volum larutannya yang berubah. Jumlah mol zat terlarut dapat dihitung dengan mengalikan volum (V) dengan molaritas larutan.

Dengan demikian hasil perkalian volum dan molaritas larutan semula ($V_1M_1$) sama dengan hasil perkalian volum dan molaritas larutan setelah pengenceran ($V_2M_2$).
         $ \begin{align} V_1M_1 = V_2M_2 \end{align} $
Keterangan :
$ V_1 = \, $ volum sebelum pengenceran
$ M_1 = \, $ konsentrasi molar sebelum pengenceran
$ V_2 = \, $ volum sesudah pengenceran
$ M_2 = \, $ konsentrasi molar sesudah pengenceran

Contoh soal molaritas :
2). Tentukan molaritas 0,2 mol HCl dalam 1 liter larutan!
Penyelesaian :
*). Diketahui : $ n = 0,2 \, $ dan $ V = \, $ 1 liter.
$ M = \frac{n}{V} = \frac{0,2}{1} = 0,2 \, $ mol/liter.

3). Tentukan molaritas larutan yang dibuat dari 2 gram NaOH yang dilarutkan kedalam air sampai volumenya menjadi 500 mL!
Penyelesaian :
*). Diketahui :
Massa zat terlarut (NaOH) = 2 gram,
Volume larutan = 500 mL.
*). Menentukan molaritasnya :
$ M = \frac{g}{Mr} \times \frac{1000}{mL} = \frac{2}{40} \times \frac{1000}{500} = 0,1 M $.

4). Tenetukan molaritas larutan yang terjadi jika 50 mL larutan H$_2$SO$_4$ 2 M ditambah dengan 150 mL air!
Penyelesaian :
$ \begin{align} V_1M_1 & = V_2M_2 \\ 50 \times 2 & = 200 \times M_2 \\ M_2 & = 0,5 \, M \end{align} $

5). Berapa gram soda kue (NaHCO$_3$) yang diperlukan untuk membuat 150 mL larutan NaHCO$_3$ 0,5 M? (Ar Na = 23, H = 1, C = 12, O = 16).
Penyelesaian :
*). Diketahui :
Molaritas NaHCO$_3$ = 0,5 M = 0,5 mol/L
Volume larutan = 150 mL = 0,15 L.
*). Menentukan massa NaHCO$_3$ :
$ \begin{align} n & = M \times V \\ & = 0,5 \times 0,15 = 0,075 \, mol \\ \text{massa } & = \text{ mol } \times Mr \\ & = 0,075 \times 84 = 6,3 \, g \end{align} $
Jadi, massa soda kue tersebut adalah 6,3 g.

6). Berapa volum air yang harus kita tambahkan pada 50 mL larutan 0,5 M KOH, agar kita memperoleh larutan KOH dengan konsentrasi 0,1 M?
Penyelesaian :
$ \begin{align} V_1M_1 & = V_2M_2 \\ 50 \times 0,5 & = V_2 \times 0,1 \\ V_2 & = 250 \, mL \end{align} $
Agar volum akhir 250 mL, maka air yang harus ditambahkan adalah (250 - 50) mL = 200 mL.

       Demikian pembahasan materi Satuan Konsentrasi Molaritas dan contoh-contohnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Reaksi Eksoterm dan Endoterm
    Dikatakan reaksi eksoterm (berasal dari kata eks (keluar) dan therm (panas)) apabila kalor berpindah dari sistem ke lingkungan, artinya...
  • Ringkasan Materi Termokimia
    Termokimia Secara Umum . Masih teringat rasanya dekat dengan api unggun, bukan? Di tengah dinginnya malam di alam terbuka kita dihangatkan ...
  • Teori Tolakan Pasangan Elektron
    Teori Tolakan Pasangan Elektron . Konsep yang dapat menjelaskan bentuk geometri (struktur ruang) molekul dengan pendekatan yang tepat adala...
  • Persamaan Termokimia
    Persamaan Termokimia . Sebelumnya telah dijelaskan bahwa perubahan entalpi akan sama dengan kalor reaksi jika reaksi dilakukan pada tekanan...
  • Teori Hibridisasi
    Teori Hibridisasi . Orbital hibrida adalah orbital yang terbentuk sebagai hasil penggabungan ( hibridisasi ) 2 atau lebih Orbital Atom. Ma...
  • Pembahasan Soal Kimia KSM Tingkat Provinsi 2016
    Berikut ini adalah pembahasan soal kimia pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi tahun 2016. Semua soal berjumlah 25 bent...
  • Rumus Kelarutan Zat dalam Larutan yang Mengandung Ion Senama
    Kelarutan suatu zat yang sukar larut dalam air akan menurun jika dicampur dengan larutan yang di dalamnya mengandung ion senama ( common ion...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene