× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Komponen Penyusun Koloid

Materi: sistem koloid
Komponen penyusun koloid. Sistem koloid adalah campuran antara campuran homogen dan campuran heterogen. Diameter partikel koloid lebih besar daripada partikel larutan sejati, tetapi lebih kecil daripada partikel suspensi kasar. Partikel koloid mempunyai diameter lebih besar daripada 10$^{-7}$ cm dan lebih kecil daripada 10$^{-5}$ cm atau antara 1nm sampai 100 nm (1 nm = 10$^{-9}$ m = 10$^{-7}$ cm). Partikel koloid dapat menembus pori-pori kertas saring tetapi tidak dapat menembus selaput semipermeabel.
Gelas I : larutan jernih, air dan gula tidak terpisah.
Gelas II : larutan keruh, ada endapan dan dapat dipisahkan dengan disaring.
Gelas III : larutan keruh, tidak ada endapan, tidak dapat dipisahkan dengan penyaringan.

Campuran air dan gula membentuk larutan homogeny yang disebut larutan sejati. Air dan pasir membentuk campuran heterogen yang disebut suspensi kasar. Sedangkan larutan sabun mempunyai sifat antara homogen dan heterogen yang disebut sistem koloid atau dispersi koloid. Dispersi koloid, yaitu suspensi dari partikel-partikel yang sangat halus yang tersebar merata dalam suatu medium. Partikel-partikel yang tersebar dalam sistem dispersi koloid disebut fase terdispersi dan mediumnya disebut medium pendispersi. Ukuran diameter partikel-partikel koloid lebih besar daripada diameter partikel larutan sejati tetapi lebih kecil daripada partikel suspensi kasar, yaitu sebesar 10$^{-7}$ cm sampai 10$^{-5}$ cm.

   Sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem koloid tersusun atas dua komponen, yaitu fasa terdispersi dan medium dispersi atau fasa pendispersi. Fasa terdispersi bersifat diskontinu (terputus-putus), sedangkan medium dispersi bersifat kontinu. Pada campuran susu dengan air yang disebut di atas, fasa terdispersi adalah susu, sedangkan medium dispersi adalah air.
Perbandingan sifat antara larutan, koloid, dan suspensi disimpulkan dalam tabel berikut:

Demikian pembahasan materi Komponen Penyusun Koloid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi
    Konfigurasi Elektron dan Elektron Valensi Dari keragaman pandangan tentang bagaimana menentukan keempat bilangan kuantum untuk elektron ...
  • Soal OGN Bidang Kimia Tingkat Provinsi Tahun 2016
    Berikut ini adalah soal Olimpiade Guru Nasional (OGN) bidang Kimia tingkat Provinsi Tahun 2016. OGN Tingkat Provinsi ini dilaksanakan serent...
  • Pembahasan Soal Kimia KSM Tingkat Provinsi 2016
    Berikut ini adalah pembahasan soal kimia pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi tahun 2016. Semua soal berjumlah 25 bent...
  • Pembahasan Soal Hitungan Kimia Terintegrasi pada KSM Kab/Kota 2018
    Berikut ini akan dibahas soal-soal kimia yang dikatakan terintegrasi (ini kata pembuat soal) pada KSM tingkat kabupaten/kota tahun 2018. Per...
  • Hubungan Mol dengan Massa Molar
    Hubungan Mol dengan Massa Molar . Massa molar ($mm$) menyatakan massa yang dimiliki oleh 1 mol zat. Massa 1 mol zat sama dengan massa molek...
  • Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel
    Hubungan Mol dengan Jumlah Partikel . Hubungan antara jumlah mol ($n$) dengan jumlah partikel ($X$) dalam zat dapat dinyatakan sebagai beri...
  • Soal Seleksi Tingkat Kabupaten-Kota KSM 6 Bidang - Madrasah Aliyah Tahun 2018
    Soal Seleksi Tingkat Kabupaten-Kota Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Madrasah Aliyah Tahun 2018: 1. KSM Kab/Kota 2018 Bidang Kimia Ter...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene