× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Cara Menentukan Persamaan Laju Reaksi Berdasar Mekanisme Reaksi (3)

Materi: kimia
Pada tulisan sebelumnya telah dibahas cara menentukan persamaan laju reaksi berdasar mekanisme (1) yaitu mekanisme reaksi dengan tahap awal merupakan tahap lambat atau tahap penentu laju reaksi dan cara menentukan persamaan laju reaksi berdasar mekanisme (2) yaitu persamaan laju reaksi dengan tahap awalnya merupakan tahap cepat. Tulisan kali ini dibahas cara menentukan persamaan laju reaksi dengan tahap awalnya merupakan tahap cepat berlangsung dalam kesetimbangan. Ada terdapat perbedaan mendasar untuk menentukan persamaan laju reaksi dengan dua mekanisme yang dibahas sebelumnya.


Beberapa contoh persamaan reaksi yang akan ditentukan persamaan laju reaksinya.

Reaksi Dekomposisi (Penguraian) Ozon:
2O3 → 3O2
Tentukan persamaan laju reaksi (hukum laju reaksi) berdasar mekanisme reaksi:
1. O3 ⇌ O2 + O (tahap cepat)
2. O3 + O → 2O2 (tahap lambat)

Pembahasan Reaksi Penentuan Hukum Laju Dekomposisi (Penguraian) Ozon:
r = k [O3]y
Berdasar reaksi 2 (reaksi pada tahap lambat) diperoleh:
r = k [O3][O] ......(persamaan 1a)
O ini merupakan zat antara (intermediet) yang tidak muncul pada reaksi total maka perlu dicarikan persamaannya, dan ini didapat dari reaksi kesetimbangan.
Berdasar reaksi 1 (reaksi kesetimbangan)
keq = ([O2][O])/[O3]
→ keq [O3] = [O2][O]
→ [O] = keq [O3]/[O2] .....(persamaan 1b)
Substitusi persamaan 1b ke dalam persamaan 1a:
r = k [O3][O]
r = k.[O3] keq [O3]/[O2]
r = k. keq [O3][O3]/[O2]
r = k. keq [O3]2/[O2]
r = k. keq [O3]2.[O2]–1
Bila k1 = k . keq
→ r = k1 [O3]2.[O2]–1
⸫ x = 2
orde reaksi total = 2 + (–1)
orde reaksi total = 1


Reaksi Dekomposisi (Penguraian) Dinitrogen Pentaoksida:
N2O5 → 2NO2 + ½ O2
Tentukan persamaan laju reaksi (hukum laju reaksi) berdasar mekanisme reaksi:
1. N2O5 ⇌ NO2 + NO3 (tahap cepat)
2. NO2 + NO3 → NO2 + NO + O2 (tahap lambat)
3. NO + NO3 → 2 NO2 (tahap cepat)

Pembahasan Penentuan Hukum Laju Reaksi Dekomposisi (Penguraian) Dinitrogen Pentaoksida:
Dari persamaan reaksi total: N2O5 → 2NO2 + ½ O2 
diperoleh: r = k [N2O5]x

Berdasar reaksi 2 (reaksi pada tahap lambat) diperoleh:
r = k [NO2][NO3] ......(persamaan 2a)

NO2 dan NO3 ini merupakan zat antara (intermediet) yang tidak muncul pada reaksi total maka perlu dicarikan persamaannya, dan ini didapat dari reaksi kesetimbangan.

Berdasar reaksi 1 (reaksi kesetimbangan)
keq = ([NO2][NO3])/[N2O5]
→ [NO2][NO3] = keq [N2O5].....(persamaan 2b)

Substitusi persamaan 2b ke dalam persamaan 2a:
r = k [NO2][NO3]
r = k.keq [N2O5]

Bila k1 = k.keq
r = k1 [N2O5]
⸫ x = 1
orde reaksi total = 1


Reaksi Hipotetical (Tidak Nyata):
A2 + B2 → 2AB
Tentukan persamaan laju reaksi (hukum laju reaksi) berdasar mekanisme reaksi:
1. A2 ⇌ A + A (tahap cepat)
2. A + B2 → AB + B (tahap lambat)
3. A + B → AB (tahap cepat)

Pembahasan Penentuan Hukum Laju Reaksi Hipotetical (Tidak Nyata):
Dari persamaan reaksi total: 
A2 + B2 → 2AB
diperoleh: r = k [A2]x[B2]y

Berdasar reaksi 2 (reaksi pada tahap lambat) diperoleh:
r = k [A][B2] ......(persamaan 3a)

A ini merupakan zat antara (intermediet) yang tidak muncul pada reaksi total maka perlu dicarikan persamaannya, dan ini didapat dari reaksi kesetimbangan.

Berdasar reaksi 1 (reaksi kesetimbangan)
keq = ([A][A])/[A2]
→ keq = [A]2/[A2]
→ [A]2 = keq [A2]
→ [A] = (keq [A2])½ .....(persamaan 3b)

Substitusi persamaan 3b ke dalam persamaan 3a:
r = k [A][B2]
→ r = k (keq [A2])½ [B2]
→ r = k . keq½ [A2]½ [B2]

Bila k1 = k . keq½
→ r = k1 [A2]½ [B2]
⸫ x = ½; y = 1
orde reaksi total = x + y
orde reaksi total = ½ + 1
orde reaksi total = 1½



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Memahami Grafik tentang Laju Reaksi Dan Variasi Soal
    Laju reaksi pada beberapa kesempatan dijelaskan dengan menggunakan grafik atau diagram atau kurva dengan berbagi pasangan variabel. Untuk ca...
  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Dari Mana Asal Angka 10 Rumus Konversi Molaritas itu?
    Beberapa buku kimia terdapat rumus konversi satuan konsentrasi larutan dari kadar (a%), massa jenis (ρ, dibaca rho), dan data massa molar za...
  • Pembahasan Soal Kimia KSM Tingkat Provinsi 2016
    Berikut ini adalah pembahasan soal kimia pada ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat provinsi tahun 2016. Semua soal berjumlah 25 bent...
  • Hukum Kekekalan Energi
    Hukum Kekekalan Energi disebut juga sebagai Hukum Termodinamika I . Hukum ini ditemukan berkat beberapa percobaan yang dilakukan James Pre...
  • Teori Hibridisasi
    Teori Hibridisasi . Orbital hibrida adalah orbital yang terbentuk sebagai hasil penggabungan ( hibridisasi ) 2 atau lebih Orbital Atom. Ma...
  • Konsep Mol pada Kimia
    Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menggunakan satuan untuk menyebutkan bilangan yang besar untuk mempermudah perhitungan. Sebagai con...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene