× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Perkembangan Sistem Periodik Unsur (SPU)

Materi: sistem periodik unsur
Untuk mengenali unsur-unsur yang ada di alam, para Ilmuwan berusaha mengelompokkannya agar mudah dikenali dan dipelajari. Pengelompokan unsur dilakukan antara lain berdasarkan perbedaan wujud suhu kamar, yaitu padat,cair dan gas. Misalnya, besi (Fe) berwujud padat, air berwujud cair dan uap air berwujud gas. Selain wujud unsur, pengelompokan juga didasarkan pada sifat dan massa unsur, sehingga unsur-unsur dapat disusun dalam tabel yang disebut dengan tabel periodik. Dengan mengguankan tabel periodik dapat diketahui sifat unsur dalam satu golongan dan satu periode. Pengelompokan unsur-unsur dalam suatu tabel dengan berbagai sifat yang ada biasanya dinamakan sistem periodik unsur. Pada artikel ini kita akan membahas Perkembangan Sistem Periodik Unsur (SPU) dari awal sampai yang terbaru yang kita gunakan.

1. Pengelompokan unsur berdasarkan sifat logam dan non-logam

   Pada awalnya, para ilmuwan mengolompokkan unsur-unsur secara sederhana yaitu berdasarkan perbedaan sifat fisisnya. Misalnya, dengan cara melihat kemampuan suatu unsur dalam menghantarkan panas atau listrik. Berikut tabel perbedaan sifat-sifat fisis unsur logam dan non-logam.
   Ternyata, selain unsur logam dan non-logam masih ditemukan beberapa unsur metaloid (unsur yang mempunyai sifat logam dan sifat non-logam), misalnya unsur Silikon, Antimon dan Arsen. Unsur metalloid secara fisik memiliki bentuk logam, tetapi warna gelapnya berbeda jika dibandingkan dengan unsur logam. Sehingga penggolongan unsur berdasarkan sifat logam dan non-logam masih memiliki kelemahan.

2. Pengelompokan unsur berdasarkan Hukum Triade Doubereiner

   J.W. Doubereiner melakukan pengelompokan unsur untuk pertama kali berdasarka perbedaan massa atom. Ia mengemukakan bahwa setiap golongan terdiri atas tiga unsur, massa atom unsur ditengahnya besarnya sama atau mendekati rata-rata massa atom unsur pertama dan ketiga. Oleh karena itu, penemuan Doubereiner dikenal dengan Hukum Triade.
Contoh:
Pada contoh 1,2 dan 3 terlihat bahwa rata-rata massa atom unsur pertama dan ketiga mendekati massa atom unsur kedua. Karena sifat inilah unsur-unsur tersebut dikelompokkan dalam satu kelompok yang disebut Triade.

3. Pengelompokan unsur berdasarkan Hukum Oktaf Newlands

   Karena tidak semua unsur memenuhi hukum Triade, para Ilmuwan terus mencoba untuk menemukan metode lain dalam pengelompokan unsur. Pada tahun 1864, John Alexander Reina Newlands seorang ahli kimia berkebangsaan Inggris, menyusun suatu tabel berdasarkan kenaikan massa atomnya. Tabel ini menunjukkan kemiripan sifat yang berulang setiap delapan unsur. Jadi, unsur yang kedelapan memiliki kemiripan sifat dengan unsur pertama. Sedangkan unsur kedua memiliki kemiripan dengan unsur kesembilan, begitu seterusnya. Susunan unsur-unsur tersebut dikenal sebagai Hukum Oktaf Newlands.

Berikut tabel penggolongan unsur-unsur berdasarkan hukum oktaf:

4. Tabel Periodik Mendeleyev

   Pada tahun 1869, Ilmuwan dari Jerman, Julius Lothar Meyer dan Dmitry Mendeleyev dari Rusia, mengembangkan Hukum Oktaf Newlands yang berkaitan dengan pengulangan sifat unsur secara periodik. Penggolongan unsur menurut Mendeleyev masih berdasarkan sifat-sifat kimia unsur. Unsur-unsur dengan sifat mirip diletakkan dalam satu kolom yang disebut Golongan. Selain berdasarkan kemiripan sifat, Mendeleyev juga menentukan urutan unsur berdasarkan kenaikan massa atom.

Mendeleyev berpendapat bahwa urutan unsur berdasarkan kemiripan sifat lebih utama daripada kenaikan massa atomnya. Dengan demikian, tabel periodik Mendeleyev memiliki kelemahan, yaitu unsur yang memiliki massa atom yang lebih besar terletak sebelum unsur yang memiliki massa atom lebih kecil.

Berikut adalah Tabel Peridik Mendeleyev:

5. Tabel Periodik Modern

   Meskipun tabel periodik memiliki kelemahan, namun sistem periodiknya lebih baik dibandingkan penggolongan unsur-unsur menurut Doubereiner dan Newlands. Selanjutnya, Ilmuwan berkebangsaan Inggris Henry Moseley, menyempurnakan sistem periodik Mendeleyev. Pada tahun 1941, Moseley menyelidiki secara sistematis spectrum sinar X dan mengetahui hubungan antara panjang gelombang sinar X dengan nomor atomnya.

Dari hasil penyelidikannya, Moseley memodifikasi tabel periodik Mendeleyev dan menyusun unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atomnya. Tabel periodik inilah yang kita pakai hingga sekarang yang disebut Tabel Periodik Modern. Hasil penyusunan sistem periodik Modern oleh Moseley dapat dilihat pada tabel berikut:

Demikian pembahasan tentang Perkembangan Sistem Periodik Unsur (SPU). Silahkan juga baca materi lain yang berkaitan dengan sistem periodik unsur yaitu konfigurasi elektron.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Sel Volta atau Sel Galvani
    Penemu sel volta atau sel galvani ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. Sel ini merupakan salah satu sel elektro...
  • Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya
    Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya . Hal ini agar kita lebih memahami materinya secara mendalam dengan berlatih berbagai contoh so...
  • Sel Elektrokima secara Umum
    Sebelum ada listrik kita menggunakan aki sebagai alat untuk menimbulkan arus listrik untuk menyalakan TV. Sekarang ini penggunaan aki juga ...
  • Contoh Penerapan Hukum Avogadro
    Berdasarkan Hipotesis Avogadro diketahui bahwa perbandingan volume gas dalam suatu reaksi sesuai dengan koefisien reaksi gas-gas tersebut. ...
  • Potensial Elektroda Standar
    Aliran elektron atau arus listrik dari satu kutub ke kutub lain disebabkan oleh adanya perbedaan potensial. Perbedaan potensial mendorong e...
  • Hipotesis Louis de Broglie
    Hipotesis Louis de Broglie  . Pada tahun 1924, Louis de Broglie , menjelaskan bahwa cahaya dapat berada dalam suasana tertentu yang terdiri...
  • Tata Nama Senyawa Karbon
    Pada mulanya para ahli kimia memberikan nama-nama tersendiri untuk senyawa barunya. Nama tersebut didasarkan pada sumber atau sifat tertent...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene