× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Tata Nama Senyawa Terner

Materi: tata nama senyawa
Senyawa terner sederhana meliputi asam, basa, dan garam. Asam, basa, dan garam adalah tiga kelompok senyawa yang saling terkait satu dengan yang lain. Reaksi asam dan basa menghasilkan garam.

Berikut hal-hal berkaitan penulisan Tata Nama Senyawa Terner :

a). Tata nama asam

Rumus asam terdiri atas atom hidrogen (di depan, dapat dianggap sebagai ion H$^+$) dan suatu anion yang disebut sisa asam. Akan tetapi, perlu diingat bahwa asam adalah senyawa kovalen, bukan senyawa ion. Nama anion sisa asam sama dengan asam yang bersangkutan tanpa kata asam.
Contoh:
$H_3PO_4 \rightarrow 3H^+ + PO_4^{3-} $
Dimana 3H$^+$ merupakan ion asam sedangkan PO$_4^{3-}$ anion sisa asam (fosfat). Nama asam tersebut adalah asam fosfat.

Rumus molekul dan nama dari beberapa asam yang lazim ditemukan dalam laboratorium dan kehidupan sehari-hari adalah:
H$_2$SO$_4$ : asam sulfat (dalam aki)
HNO$_3$ : asam nitrat
H$_3$PO$_4$ : asam fosfat
CH$_3$COOH : asam asetat (asam cuka)

b). Tata nama basa

Basa adalah zat yang di dalam air dapat menghasilkan ion OH$^-$. Larutan basa bersifat kaustik, artinya jika terkena kulit terasa licin seperti bersabun. Pada umumnya basa adalah senyawa ion yang terdiri dari kation logam dan anion OH$^-$. Nama senyawa basa sama dengan nama kationnya yang diikuti kata hidroksida.

c). Tata nama garam

Garam adalah senyawa ion yang terdiri dari kation basa dan anion sisa asam. Rumus dan pemberian nama senyawa garam sama dengan senyawa ion. Berikut tabel tata nama garam:

Demikian pembahasan materi Tata Nama Senyawa Terner dan contoh-contohnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Cara Menghitung Muatan Atom Lewis-Langmuir
    Bahasan ini terinspirasi dari soal Olimpiade Kimia Nasional UGM 2016 (babak penyisihan). Terdapat soal yang menguji kemampuan siswa dalam me...
  • Soal OSN Kimia di Palembang Tahun 2016 untuk Seleksi Calon Peserta IChO 2017
    Berikut ini adalah soal OSN Kimia di Palembang (15-21 Mei 2016). Soal Teori OSN Kimia 2016 di Palembang Soal Praktikum OSN Kimia 2016 di Pal...
  • Dilema dalam Tata Nama Eter
    Bahan tambahan pada bahan bakar jenis pertamax adalah MTBE (metil tertier butil eter) dengan struktur molekul seperti pada gambar berikut. M...
  • Senyawa Protein dan Sifat-sifatnya
    Senyawa Protein dan Sifat-sifatnya . Seperti biasa, pembahasan kita bagi menjadi dua bagian, pertama tentang senyawa protein , dan kedua te...
  • Kos Kosong Kampung Rawa Jakarta Pusat
    Ada kosan/kamar kosong  -(kamar mandi luar semua ya) Lokasi: Jln kampung rawa gang delima patokan sebrang pegadaian kampung rawa(jakarta pus...
  • Lemak atau Lipid secara umum
    Lemak atau lipid secara umum. Pernahkah kalian makan roti dengan mentega? Apakah bahan yang diperlukan untuk membuat mentega? Mentega term...
  • Pembahasan Soal OSP Kimia 2016 (Pilihan Ganda)
    Ikuti pembahasan soal OSP Kimia tahun 2015 khusus pilihan ganda pada tulisan berikutnya 😉 Soal Nomor 1 Suatu oksida logam Pb mengandung per...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene