× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Hukum Laju Reaksi

Materi: laju reaksi
Hukum Laju Reaksi - Secara eksperimen terbukti bahwa pada suhu tetap laju reaksi keseluruhan sebanding dengan perkalian molaritas reaktan-reaktan yang bereaksi dengan pangkat tertentu. Misal, reaksi :
aA + bB $\rightarrow$ cC
Persamaan laju reaksi (V) dapat dituliskan sebagai berikut.
keterangan :
$k$ = tetapan laju reaksi
$x$ = orde atau tingkat reaksi terhadap zat A
$y$ = orde atau tingkat reaksi terhadap zat B

       Persamaan laju reaksi menyatakan hubungan kuantitatif antara laju reaksi dengan molaritas reaktan. Persamaan laju reaksi dikenal sebagai hukum laju reaksi. Coba kalian perhatikan persamaan laju reaksi. Tahukah kalian, apa yang dimaksud dengan tetapan laju reaksi dan orde reaksi?

       Tetapan laju reaksi disimbolkan dengan $k$. Harga $k$ bergantung pada jenis reaksi dan suhu. Setiap jenis reaksi mempunyai harga $k$ tertentu. Jika reaksi berlangsung cepat, maka harga $k$ besar. Begitu pula sebaliknya. Jika reaksi berlangsung lambat, maka harga $k$ kecil.

       Selain harga $k$, pada persamaan laju reaksi juga ada orde reaksi. Apa orde reaksi itu? Orde reaksi adalah pangkat molaritas pada persamaan laju reaksi. Orde reaksi disebut juga tingkat reaksi. Berarti $x$ merupakan orde reaksi A dan y merupakan orde reaksi B. Penjumlahan masing-masing reaktan merupakan orde reaksi total, yaitu $x + y$.

       Orde reaksi tidak dapat dituliskan dari persamaan reaksi, melainkan harus dari data eksperimen. Orde reaksi biasanya adalah bilangan bulat positif sederhana (1 atau 2), tetapi ada yang berorde 0, $\frac{1}{2}$, atau bilangan negatif. Misal reaksi memiliki persamaan laju reaksi sebagai berikut:
$ \begin{align} r = k[A][B]^\frac{1}{2} \end{align} $
maka memiliki orde 1 terhadap A dan orde $\frac{1}{2}$ terhadap B. Berapa orde totalnya? Ya, benar sekali orde totalnya adalah penjumlahan orde A dan orde B yaitu $1 + \frac{1}{2} = \frac{3}{2} $ .

Penentuan Hukum Laju Reaksi

       Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya, bahwa orde reaksi tidak dapat ditentukan dari bentuk persamaan reaksi. Orde reaksi hanya dapat ditentukan dari hasil eksperimen. Cara menentukan orde reaksi perlu dilakukan beberapa eksperimen dengan mengubah-ubah variabel tekanan (khusus untuk reaksi berwujud gas) atau molaritas (untuk reaksi berupa larutan atau dapat pula gas).

Pada reaksi A + B $\rightarrow$ C
orde reaksi terhadap A dapat ditentukan dengan cara melakukan eksperimen. Molaritas A dibuat tetap, sedangkan molaritas B diubah-ubah, kemudian waktu atau laju reaksi diukur dengan cara tertentu. Demikian pula sebaliknya, untuk menentukan laju reaksi terhadap B, maka molaritas B dibuat tetap molaritas A diubah-ubah. Perhatikan contoh berikut.

Contoh Soal:

Persamaan laju dari reaksi aA $\rightarrow$ bB, dapat dituliskan $r = k[A]^a$. Dari eksperimen diperoleh data sebagai berikut.
Dari data eksperimen tersebut carilah :
a. orde reaksi,
b. tetapan laju reaksi (k),
c. persamaan laju reaksi.

Jawab:
a. Orde reaksi
Jika reaksi tersebut memiliki orde reaksi terhadap a = 1, maka laju reaksi sebanding dengan molaritas [A] , yaitu $r = k[A]$
Hal ini tidak mungkin, karena pada molaritas awal nomor 2 ketika molaritas awal dinaikan 2 kali, laju awal 4 kali lebih besar. Orde reaksi dapat dicari dengan cara membandingkan laju reaksi dari masing-masing eksperimen sebagai berikut.
$r = k [A]^a$
Perbandingan laju reaksi 2 dengan laju reaksi 1
$ \begin{align} \frac{r_2}{r_1} & = \frac{k[A]^a}{k[A]^a} \\ \frac{12 \times 10^{-4}}{3 \times 10^{-4}} & = \frac{[0,1]^a}{[0,05]^a} \\ 4 & = 2^a \\ a & = 2 \end{align} $
Perbandingan laju reaksi 3 dengan laju reaksi 2
$ \begin{align} \frac{r_3}{r_2} & = \frac{k[A]^a}{k[A]^a} \\ \frac{48 \times 10^{-4}}{12 \times 10^{-4}} & = \frac{[0,2]^a}{[0,1]^a} \\ 4 & = 2^a \\ a & = 2 \end{align} $
Perbandingan laju reaksi 3 dengan laju reaksi 1
$ \begin{align} \frac{r_3}{r_1} & = \frac{k[A]^a}{k[A]^a} \\ \frac{48 \times 10^{-4}}{3 \times 10^{-4}} & = \frac{[0,2]^a}{[0,05]^a} \\ 16 & = 4^a \\ a & = 2 \end{align} $
Karena dari 3 perbandingan tersebut nilai $a$ tetap 2, maka dapat disimpulkan bahwa orde reaksi terhadap A adalah 2.

b. Tetapan laju reaksi Harga tetapan reaksi dapat dihitung dengan cara memasukkan nilai orde reaksi yang telah ditemukan ke dalam salah satu persamaan hasil eksperimen. Misal dari eksperimen nomor 1.
$ \begin{align} r_1 & = k[A]^a \\ 3 \times 10^{-4} & = k[0,05]^2 \\ 3 \times 10^{-4} & = k \times 25 \times 10^{-4} \\ k & = \frac{3 \times 10^{-4}}{25 \times 10^{-4} } \\ & = 0,12 \end{align} $
Misal dari eksperimen nomor 3.
$ \begin{align} r_3 & = k[A]^a \\ 48 \times 10^{-4} & = k[0,2]^2 \\ 48 \times 10^{-4} & = k \times 4 \times 10^{-2} \\ k & = \frac{48 \times 10^{-4}}{4 \times 10^{-2} } \\ & = 0,12 \end{align} $
Jadi, harga tetapan laju reaksinya adalah $ k = 0,12 \, [mol \, L^{-1}]^{-1}det^{-1} $.

c. persamaan laju reaksi
Karena orde reaksi terhadap A = 2 dan $ k = 0,12 \, [mol \, L^{-1}]^{-1}det^{-1} $ , maka persamaan reaksi aA $\rightarrow$ bB mempunyai persamaan laju reaksi :
$ \begin{align} r = 0,12[A]^2 \end{align} $
Jadi, persamaan laju reaksinya adalah $ \begin{align} r = 0,12[A]^2 \end{align} $.

 Demikian pembahasan materi Hukum Laju Reaksi dan Penentuannya dan contohnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Sel Volta atau Sel Galvani
    Penemu sel volta atau sel galvani ini ialah ahli kimia Italia Alessandro Volta dan Luigi Galvani. Sel ini merupakan salah satu sel elektro...
  • Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya
    Contoh Soal Reaksi Redoks dan pembahasannya . Hal ini agar kita lebih memahami materinya secara mendalam dengan berlatih berbagai contoh so...
  • Sel Elektrokima secara Umum
    Sebelum ada listrik kita menggunakan aki sebagai alat untuk menimbulkan arus listrik untuk menyalakan TV. Sekarang ini penggunaan aki juga ...
  • Cara Menghitung Muatan Atom Lewis-Langmuir
    Bahasan ini terinspirasi dari soal Olimpiade Kimia Nasional UGM 2016 (babak penyisihan). Terdapat soal yang menguji kemampuan siswa dalam me...
  • Potensial Elektroda Standar
    Aliran elektron atau arus listrik dari satu kutub ke kutub lain disebabkan oleh adanya perbedaan potensial. Perbedaan potensial mendorong e...
  • Dilema dalam Tata Nama Eter
    Bahan tambahan pada bahan bakar jenis pertamax adalah MTBE (metil tertier butil eter) dengan struktur molekul seperti pada gambar berikut. M...
  • Penerapan Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari
    Penerapan Sel Volta dalam Kehidupan Sehari-hari . Tipe-tipe sel Volta beserta contohnya dijelaskan pada uraian berikut: 1). Sel Volta pri...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene