× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Cara Super Cepat – Hanya 10 Detik Menentukan Periode dan Golongan Unsur

Materi: kimia
Penentuan periode (kulit) dan golongan dalam tabel periodik unsur sangat banyak membantu menjelaskan sifat-sifat kimia suatu zat. Oleh karena itu kemampuan menentukan periode dan golongan sangat diperlukan. Bila mungkin dan perlu dalam waktu singkat bisa ditentukan posisi unsur dalam tabel periodik unsur. Bagaimana caranya?

Bila menggunakan aturan aufbau dalam menuliskan konfigurasi elektron terdapat trik dengan urutan orbital: ss-ps-ps-dps-dps-fdps-fdps, dan urutan kulit 122334-345-456-4567-5678. Kombinasikan urutan orbital dan kulit tersebut maka diperoleh seperti aturan aufbau itu. Urutan tadi sebaiknya dihafalkan. Ingat ketentun orbital s maksimal terisi 2 elektron, orbital p maksimal terisi 6 elektron, orbital d maksimal terisi 10 elektron, orbital f maksimal terisi 14 elektron

Bila menggunakan mestinya dengan konfigurasi elektron Bohr (konfigurasi elektron per kulit) maka penentuan periode dan golongan jauh lebih cepat. Cara cepat menuliskan konfigurasi elektron ala Bohr juga tidak bisa dibuat instan. Oleh karena itu dari hasil pengamatan pola diketahui keteraturan. Dari pola tersebut dapat digunakan untuk menentukan periode dan golongan unsur. 

Ingat ini hanya sekadar trik untuk menentukan periode dan golongan saja, bukan untuk menentukan konfigurasi elektron yang sesungguhnya. Sekali lagi ini kalau sekadar ingin mengetahui letak unsur di periode dan golongan mana. Barangkali tidak lebih dari 10 detik kita dapat mengetahui letak unsur dalam tabel periodik itu. Cara ini sangat-sangat efektif untuk unsur bernomor atom besar (lebih dari 18).

Cara ini dapat digunakan untuk menentukan golongan sistem 1-18 maupun sistem golongan A dan B. Perlu diketahui sampai dengan haru ini unsur yang sudah dikenal sebanyak 118.


Cara penggunaan untuk sistem golongan 1-18:

Na-11 = 2(1) – 8(2) – 1(3)
→ periode 3
→ golongan 1

Sc-21 = 2(1) – 8(2) – 8(3) – 3(4)
→ periode 4
→ golongan 3

Ru-44 = 2(1) – 8(2) – 8(3) – 18(4) – 8(5)
→ periode 5
→ golongan 8

Ru-56 = 2(1) – 8(2) – 8(3) – 18(4) – 18(5) – 2(6)
→ periode 6
→ golongan 2

Au-79 = 2(1) – 8(2) – 8(3) – 18(4) – 18(5) – 11(6)
→ periode 6
→ golongan 11

Sg-106 = 2(1) – 8(2) – 8(3) – 18(4) – 18(5) – 32(6) – 20(7)
→ periode 7
→ golongan → 20 – 14 = 6
Karena tidak ada golongan 20, maka hasil terakhir itu dikurangi dengan 14, dan memang posisi unsur-unsur seperti itu terletak setelah blok f. Blok f itu terisi maksimal 14 elektron, maka hasil akhir yang lebih dari 18 dikurangi 14.

Catatan: 
Angka kecil subskrips dalam tanda kurung itu hanya untuk menandai untuk penjelasan di tulisan ini saja. Ketika ingin menentukan secara manual tinggal hitung saja secara manual 1, 2, 3, ...

Untuk penyesuaian ke sistem golongan 1-18: unsur bernomor atom 5 hingga 10, dan unsur bernomor atom 13 hingga 18, silakan tambah 10 pada hasil akhir. Hanya untuk penentuan golongan saja ini.

Contoh adaptasi ke golongan sistem 1-18.
B-5 = 2(1) – 3(2)
→ periode 2
→ golongan 3+10 = 13

O-8 = 2(1) – 6(2)
→ periode 2
→ golongan 6+10 = 16

Ne-10 = 2(1) – 8(2)
→ periode 2
→ golongan 8+10 = 18

Al-13 = 2(1) – 8(2)– 3(3)
→ periode 3
→ golongan 3+10 = 13

Cl-17 = 2(1) – 8(2)– 7(3)
→ periode 3
→ golongan 7+10 = 17

Cara penggunaan untuk sistem golongan A dan B ikuti pedoman berikut.

Sistem
1-18
Hitungan Sistem
A/B
1 1 I-A
2 2 II-A
3 3 III-B
4 4 IV-B
5 5 V-B
6 6 VI-B
7 7 VII-B
8 8 VIII-B
9 8 VIII-B
10 8 VIII-B
11 11 – 10 = 1 I-B
12 12 – 10 = 2 II-B
13 13 – 10 = 3 III-A
14 14 – 10 = 4 IV-A
15 15 – 10 = 5 V-A
16 16 – 10 = 6 VI-A
17 17 – 10 = 7 VII-A
18 18 – 10 = 8 VIII-A

Untuk Golongan Lantanida (nomor atom 57-70) dan Aktinida (nomor 89-102), bagaimana?
Ingat saja kalau diberi soal dengan nomor atom dari 57-70 itu golongan lantanida pada periode-6, dan bila nomor atom 89-102 itu golongan aktinida pada periode-7.
Selesai.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Penggolongan Protein
    Penggolongan protein. Protein dapat digolongkan berdasarkan beberapa hal berikut ini yaitu Struktur susunan molekul, Kelarutan, Adanya sen...
  • Kegunaan dan Reaksi Pengenalan Protein
    Kegunaan dan Reaksi Pengenalan Protein . Kegunaan protein bagi tubuh kita sangatlah besar, salah satunya berperan sebagai enzim . Kita bag...
  • Larutan Penyangga atau Buffer
    pH merupakan salah satu bagian penting dari kehidupan. Perubahan pH pada sistem seringkali mengakibatkan dampak yang tidak kita inginkan. S...
  • Teori Ion Svante August Arrhenius
    Penjelasan tentang permasalahan larutan elektrolit dan non-elektrolit pertama kali dikemukakan oleh Svante August Arrhenius (1859 - 1927)...
  • Penggolongan Karbohidrat
    Penggolongan karbohidrat atau sakarida umumnya didasarkan pada jumlah atom C yang dikandungnya. Berikut ini jenis-jenis sakarida: Monosaka...
  • Struktur Karbohidrat
    Pada senyawa yang termasuk karbohidrat terdapat gugus fungsi, yaitu gugus -OH, gugus aldehida atau gugus keton. Struktur karbohidrat selai...
  • Karbohidrat Secara Umum
    Dalam kehidupan sehari-hari kita melakukan aktivitas. Untuk melakukan aktivitas kita memerlukan energi. Energi yang diperlukan kita peroleh...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene