Unsur unsur golongan VA yang adalah arsen (As), antimonium (Sb), bismut (Bi). Kita akan mempelajari sifat-sifat unsur nitrogen dan fosfor.
# Sifat Fisika Golongan VA (Khusus Nitrogen dan Fosfor)
# Sifat Kimia Golongan VA (Khusus Nitrogen dan Fosfor)
1). Reaksi nitrogen dengan oksigen terjadi apabila bereaksi di udara dengan bantuan bunga api listrik tegangan tinggi, dengan reaksi seperti berikut.
N2(g)+O2(g)→2NO(g)
Selanjutnya senyawa NO akan bereaksi membentuk NO2 dengan reaksi seperti berikut.
2NO(g)+O2(g)→2NO2(g)
2). Nitrogen hanya dapat bereaksi dengan fluor membentuk nitrogen trifluorida dengan reaksi seperti berikut.
N2(g)+3F2(g)→2NF2(g)
3). Nitrogen dapat bereaksi dengan logam membentuk nitrida ionik, misalnya seperti berikut.
6Li(s)+N2(g)→2Li3N(s)
6Ba(s)+N2(g)→2Ba3N(s)
6Mg(s)+N2(g)→2Mg3N(s)
Fosfor dapat membentuk ikatan dengan cara yang mirip dengan nitrogen. Fosfor dapat membentuk tiga ikatan kovalen, menerima tiga elektron membentuk ion P3−. Reaksi yang terjadi pada fosfor, antara lain seperti berikut:
1). Fosfor dapat bersenyawa dengan kebanyakan nonlogam dan logam-logam yang reaktif. Fosfor bereaksi dengan logam IA dan IIA dapat membentuk fosfida. Dalam air fosfida mengalami hidrolisis membentuk fosfin, PH3.
Na3P(s)+3H2O(l)→3NaOH(l)+PH3(g)
2). Fosfor membentuk dua macam senyawa dengan halogen yaitu trihalida, PX3 dan pentahalida PX5.
3). Membentuk asam okso fosfor
Asam okso dari fosfor yang dikenal adalah asam fosfit dan asam fosfat. Asam fosfit dapat dibuat dengan reaksi seperti berikut.
P4O6(aq)+6H2O(l)→4H3PO3(aq)
# Kelimpahan Unsur Golongan VA di Alam
Nitrogen dalam keadaan bebas sebagai N2. Nitrogen di udara terdapat kurang lebih 80% dari volume udara. Senyawa nitrogen di alam, antara lain seperti berikut.
1). Zat telur (protein), amonia, dan berbagai senyawa organik.
2). Tumbuh-tumbuhan, hanya tumbuh-tumbuhan dari keluarga leguminosa yang mengambil nitrogen dari udara.
b. Fosfor
Unsur ini tidak pernah terdapat dalam keadaan bebas, karena daya gabungnya terhadap oksigen besar. Senyawa fosfor yang terdapat di alam antara lain apatit yang banyak mengandung Ca3(PO4)2 selanjutnya mengandung kapur, CaCl2, dan CaF2. Fosforit (kalsium fosfat) terdapat dalam tulang binatang menyusui. Apatit dapat ditemukan di Propinsi Aceh, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Pulau Jawa.
#Pembuatan Unsur dan Senyawa Golongan VA
a. Unsur Nitrogen
Nitrogen dibuat dengan penyulingan bertingkat udara cair. Udara bersih dimasukkan ke dalam kompresor, kemudian didinginkan dengan pendingin. Udara dingin mengembang melalui celah dan hasilnya adalah udara yang suhunya lebih dingin, cukup untuk menyebabkan mencair. Selanjutnya udara cair disaring untuk memisahkan unsur CO2 dan hidrokarbon, kemudian didistilasi dengan cara udara cair memasuki bagian puncak kolom di mana nitrogen, komponen yang paling mudah menguap, keluar sebagai gas, dan pada pertengahan kolom, gas argon keluar dan oksigen cair sedang komponen yang paling sulit menguap terkumpul di dasar kolom.b. Senyawa Amonia
Amonia (NH3) adalah senyawa yang sangat bermanfaat dan diproduksi secara komersial dalam jumlah yang sangat besar. Pembuatan secara komersial menggunakan proses Haber-Bosch. Dalam proses ini bahan baku digunakan adalah nitrogen dan hidrogen dengan katalis Fe. Reaksi yang terjadi dapat ditulis seperti berikut:N2(g)+3H2(g)⇌2NH3(g)
Reaksi ini berlangsung pada suhu +500 ∘C dengan tekanan antara 130 - 200 atm.
c. Senyawa Asam Nitrat
Asam nitrat (HNO3) dibuat dengan proses Haber-Ostwald, di mana amonia yang didapat dengan proses Haber dicampur dengan udara berlebih kemudian dialirkan melalui platina abses sebagai katalis pada suhu 700 ∘C - 800 ∘C. Perhatikan reaksi yang terjadi berikut ini:4NH3(g)+SO2(g)⇌4NO(g)+6H2O(l)
Setelah melalui katalis, dan turunnya suhu maka NO bereaksi dengan udara yang berlebih.
2NO(g)+O2(g)⇌2NO2(g)
Udara yang mengandung NO2 ditampung dalam air.
4NO(g)+O2(g)+H2O(l)→4HNO3(aq)
d. Unsur Fosfor
Fosfor dibuat dalam tanur listrik dengan memanaskan fosforit, pasir, dan kokas dengan reaksi seperti berikut.Ca3(PO4)2(l)+3SiO2(s)→3CaSiO3(l)+P2O5(s)
2P2O5(s)+10C(s)→P4(s)+10CO(g)
Dalam proses ini dihasilkan fosfor kuning. Adapun Fosfor merah dihasilkan dengan jalan memanaskan fosfor kuning pada suhu 250 ∘C tanpa udara.
Kegunaan Unsur dan Senyawa Golongan VA
Kegunaan nitrogen terutama digunakan dalam pembuatan gas amonia (NH3) dari udara. Gas nitrogen cair digunakan sebagai bahan pembeku dalam industri pengolahan makanan.
b. Senyawa Amonia
Kegunaan dari amonia adalah pembuatan es, membuat HNO3, garam-garam amonium, dan sabun amonia.
c. Senyawa Asam Nitrat
Asam nitrat digunakan untuk membuat pupuk-pupuk buatan NH4NO3 dan Ca(NO3)2.
d. Unsur Fosfor
Fosfor kuning digunakan untuk pembuatan P2O5, yang digunakan untuk mencegah karat dan fosfor merah digunakan untuk membuat kepala batang korek api. Senyawa fosfor antara lain asam fosfat yang dibuat dengan mereaksikan uap fosfor dengan air. Asam fosfat berguna dalam pembuatan pupuk dan detergen.
Demikian pembahasan materi Unsur Golongan VA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar