× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Alternatif Cara dan Langkah Menyetarakan Reaksi Redoks

Materi: kimia
Sejak dahulu pokok bahasan reaksi redoks khususnya tentang menyetarakan zat-zat dalam reaksi redoks menjadi hal yang sulit bagi kebanyakan siswa sma. Kesulitan itu karena adanya prosedur yang kadang dilupakan begitu saja dalam tahap penyetaraan. Seperti diketahui bahwa penyetaraan redoks dapat dilakukan dengan 2 metode. metode bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi. Metode ini umum dipakai di jenjang sma.


Untuk metode setengah reaksi prosedur penyetaraan reaksi redoks dibagi 3 berdasar suasana reaksi itu berlangsung. suasana netral, suasana asam, suasana basa, Sekarang ada alternatif bahwa untuk menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode setengah reaksi prosedurnya dibuat sama, hanya perlu disesuaikan pada akhir proses. apakah berlangsung dalam suasana bagaimana.Diharapkan ini tidak menyulitkan siswa.

Mengenai hal ini pernah saya bahas pada blog saya ini dengan judul tulisan "Alternatif Cara Menyetarakan Reaksi Redoks". Mestinya rekan guru kimia bisa mengenalkan cara tersebut sehingga ada alternatif bagi siswa jika kesulitan menggunakan metode biloks atau metode setengah
reaksi pada umumnya itu.

Secara prinsip alternatif penyetaraan ini tidak banyak beda dengan metode sebelumnya.
  1. Bagi reaksi menjadi 2 bagian. Tidak perlu mengionkan. Pada tahap ini siswa hanya perlu memasangkan spesi/zat sejenis artinya jika di kiri ada unsur X maka diharapkan di ruas kanan ada unsur X juga. Yang boleh dikecualikan adalah untuk unsur H dan 0, karena unsur H dan 0 akan setara dengan sendirinya pada tahap berikutnya.
  2. Setarakan atom-atom selain 0 dan H terlebih dahulu dengan mengubah koefisien zat-zat yang perlu disetarakan itu.
  3. Setarakan atom 0 dengan menambahkan ion OH– pada ruas yang kekurangan atom 0
  4. Setarakan atom H dengan menambahkan ion H+ pada ruas yang kekurangan atom H
  5. Setarakan muatan dengan menambahkan elektron diruas yang kelebihan muatan (ruas yang lebih positif.
  6. Samakan elektron yang dilepas dengan yang diterima dengan mengalikan bagian 1/2 ruas.
  7. Jumlahkan kedua 1/2 reaksi yang telah setara.
  8. Sesuaikan keberadaan ion H+ dan OH– bila keduanya ada dalam satu ruas bisa digabung menjadi molekul air. Bila ion H+ atau ion OH– ada di kedua ruas dapat mengeliminasinya bagian yang lebih sedikit.
  9. Saat inilah menyesuaikan suasana yang bagaimana saat reaksi berlangsung. jika reaksi berlangsung dalam suasana asam. tambahkan ion H+ pada kedua ruas guna menetralkan ion OH– jika ada. jika reaksi berlangsung dalam suasana basa tambahkan ion OH– untuk menetralkan ion H+ yang ada, jika reaksi berlangsung dalam suasana netral boleh ditambahkan ion H+ seperti suasana asam tadi.
  10. Terakhir eliminasi molekul H2O jika ada di kedua ruas.
Berikut ini adalah contoh penerapan langkah di atas:
Setarakan reaksi redoks berikut:
Na2S2O3 + KBrO3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + K2SO4 + Na2SO4 + Br2 + H2O

Bagi reaksi menjadi 2 setengah reaksi:
Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4
KBrO3 + H2SO4 ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O

Setarakan atom selain O dan H
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4
2KBrO3 + H2SO4 ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O

Setarakan atom O dengan menambah OH– pada sisi yang kekurangan O
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4
2KBrO3 + H2SO4 ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH–

Setarakan atom H dengan menambah H+ pada sisi yang kekurangan H
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4 + 2H+
2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH–

Setarakan muatan dengan menambah e– pada sisi yang kelebihan muatan
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4 + 2H+ + 2e–
2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ + 10e– ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH–

Samakan jumlah e– yang dilepas dengan yang diterima dengan mengalikannya dengan bilangan bulat yang sesuai
|× 5| 2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4 + 2H+ + 2e–
|× 1| 2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ + 10e– ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH–

10Na2S2O3 + 5H2SO4 ⟶ 5Na2S4O6 + 5Na2SO4 + 10H+ + 10e–
2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ + 10e–⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH–

Jumlahkan 2 reaksi ½ sel itu kemudian eliminasi spesies yang ada di kedua ruas, gabungkan ion H+ dan OH– menjadi H2O, serta gabungkan spesies yang sama yang ada dalam satu ruas sisi :
10Na2S2O3 + 6H2SO4 + 2KBrO3 ⟶ 5Na2S4O6 + 5Na2SO4 + 6H2O + K2SO4 + Br2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Dari Mana Asal Angka 10 Rumus Konversi Molaritas itu?
    Beberapa buku kimia terdapat rumus konversi satuan konsentrasi larutan dari kadar (a%), massa jenis (ρ, dibaca rho), dan data massa molar za...
  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Memahami Grafik tentang Laju Reaksi Dan Variasi Soal
    Laju reaksi pada beberapa kesempatan dijelaskan dengan menggunakan grafik atau diagram atau kurva dengan berbagi pasangan variabel. Untuk ca...
  • Bilangan Kuantum
     Perpindahan elektron dari satu lintasan ke lintasan lain menghasilkan spektrum unsur berupa spektrum garis. Apabila dilihat lebih teliti, t...
  • Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan
    Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan . Salah satu contoh polimer sintetis adalah plastik. Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak...
  • Hasil Kali Kelarutan (Ksp)
    Hasil Kali Kelarutan (Ksp) . Senyawa ion yang terlarut dalam air akan terurai menjadi ion positif dan ion negatif. Jika dalam larutan jenuh...
  • Teori Mekanika Kuantum Berkaitan Kimia
    Teori Mekanika Kuantum Berkaitan Kimia . Dalam fisika klasik, partikel memiliki posisi dan momentum yang jelas dan mengikuti lintasan yang ...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene