× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Contoh Soal Mengenai Dasar Dasar Stoikiometri

Materi: kimia
Soal-soal stoikiometri memang tidak sulit kalau setingkat pelajaran di SMA biasa. Kebanyakan memang berkutat pada hitungan matematis saja. Namun kadang kita menjumpai soal-soal unik yang memerlukan pemikiran ekstra dalam penyelesaiannya. Soal-soal stoikiometri seperti apakah itu? Tulisan ini akan memberikan sedikit gambaran tentang hal itu. Soal-soal ini dirangkum dan diadaptasi dari berbagai sumber. Tulisan diperuntukkan bagi siswa-siswa yang punya minat besar dalam mendalami kimia.


Stoikiomteri Soal–1:

4 g sampel M2S3 berubah menjadi MO2 dan kehilangan massa 0,277 g. Berapakah massa molar
(berat atom) M tersebut? Ar S = 32; Ar O = 16

Pembahasan Stoikiomteri Soal–1:

Tuliskan bagaimana reaksi yang terjadi dari M2S3 berubah menjadi MO2:
M2S3 + 5O2 → 2MO2 + 3SO2

Beberapa data yang dapat diketahui dari soal tadi:
a. Massa M dalam M2S3 = massa M dalam 2MO2
b. Misal x = massa molar M.

M2S3 → $ \frac{2x}{2x + (3 \times 32)} = \frac {2x}{(2x + 96)}$

2MO2 → $ \frac{2x}{2x + (4 \times 16)} = \frac {2x}{(2x + 64)}$

Hitung massa M dalam M2S3 dan M dalam 2MO2:
M dalam M2S3 → $ 4~g \times   \frac {2x}{(2x + 96)}$

M dalam 2MO2 → $ 3,723~g \times  \frac {2x}{(2x + 64)}$

Ingat bahwa massa M dalam M2S3 = 2MO2:
\begin{align*}
4~g \times   \frac {2x}{(2x + 96)}& = 3,723~g \times  \frac {2x}{(2x + 64)}\\
\frac {4~g \times 2x}{(2x + 96)} &=   \frac {3,723~g \times 2x}{(2x + 64)}\\
\frac {8}{(2x + 96)} &= \frac {7,446}{(2x + 64)}\\
8 \times (2x + 64) &= 7,446 \times (2x + 96)\\
16x + 512 &= 14,892x + 714,816\\
1,108x &= 202,816\\
x &= 183,05~g/mol\\
\end{align*}

Stoikiomteri Soal–2:

2,077 g sampel suatu unsur yang massa atomnya antara 40 dan 55, bereaksi dengan oksigen membentuk 3,708 g suatu oksida. Tentukan massa molekul oksida tersebut dan tentukan pula unsur apakah yang dimaksud.

Pembahasan Stoikiomteri Soal –2:

Tentukan jumlah oksigen yang terlibat dalam reaksi tersebut:
Massa oksigen = 3,708 g – 2,077 g = 1,631 g
Jumlah oksigen dalam oksida MxOy = 1,631 g ÷16 g/mol = 0,102 mol

Tentukan massa molar unsur M, jika rumus kimianya adalah MO
→ jumlah M = jumlah O = 0,102 mol
Massa molar unsur M = 2,077 g / 0,102 mol = 20,36 g/mol

Karena sudah ditentukan bahwa massa molar unsur tersebut antara 40 dan 55 maka dipastikan bahwa rumus molekul oksida tersebut bukan MO.

Tentukan massa molar unsur M, jika rumus kimianya adalah MO2:
→ jumlah M = ½ jumlah O = ½ 0,102 = 0,0051 mol
Massa molar unsur M = 2,077 g / 0,051 mol = 40,73 g/mol

Ini sepertinya telah memenuhi syarat karena massa molar unsur tersebut di atas 40 dan di bawah 55. Tapi tunggu dulu sampai kita yakin dengan pembuktian berikutnya.

Bagaimana jika rumus kimianya adalah M2O3, ok kita lihat hitungannya saja.
→ jumlah M = 2/3 × jumlah O = 2/3 × 0,102 = 0,068 mol
Massa molar unsur M = 2,077 g / 0,068 mol = 30,54 g/mol
Oke ini tidak memenuhi kriteria soal.

Bagaimana jika rumus kimianya adalah M2O, kita lihat hitungannya saja.
→ jumlah M = 2 × jumlah O = 2 × 0,102 = 0,204 mol
Massa molar unsur M = 2,077 g / 0,204 mol = 10,18 g/mol
Oke ini tidak memenuhi kriteria soal.

Ok sampai di sini kita coba simpulkan bahwa unsur tersebut memiliki massa molar sebesar 40,73 g/mol dan memiliki rumus molekul MO2. Kalau kita cek di tabel periodik unsur yang mendekati massa molar 40,73 adalah unsur Ca. Mungkinkah Ca memiliki bilangan oksidasi +4, jawabannya memang mungkin saja karena ia dapat membentuk senyawa kalsium peroksida, CaO2. Masihkah ada kemungkinan lain? Kita perlu mencoba rumus molekul yang lain yang mungkin dan memenuhi syarat dari soal tadi.

Misalnya M2O5 (mengapa kita coba ini, karena ada logam yang memiliki bilangan oksidasi +5!!! Oke kita lihat hitungannya:
→ jumlah M = 2/5 jumlah O = 2/5 × 0,102 mol = 0,0408 mol
Massa molar unsur M = 2,077 g / 0,0408 mol = 50,91 g/mol

Nah massa molar ini juga masuk dalam ketentuan soal ini terletak antara 40 dan 55. Kita periksa unsur apakah itu? Dalam tabel periodik 50,91 ini mendekati massa molar unsur V (vanadium), vanadium juga memiliki bilangan oksidasi +5 jadi ini juga sesuai dengan soal di atas, ada oksida V2O5.

Postingan ini akan ditambah, di-update namun tidak ada tenggat waktu sampai kapan. Pantau terus kalau memang ada waktu, selamat belajar  :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Golongan Alkali atau Golongan IA
    Unsur-unsur pada golongan IA dalam tabel periodik dikenal juga dengan nama unsur alkali , karena semua anggotanya bereaksi dengan air memb...
  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Dari Mana Asal Angka 10 Rumus Konversi Molaritas itu?
    Beberapa buku kimia terdapat rumus konversi satuan konsentrasi larutan dari kadar (a%), massa jenis (ρ, dibaca rho), dan data massa molar za...
  • Memahami Grafik tentang Laju Reaksi Dan Variasi Soal
    Laju reaksi pada beberapa kesempatan dijelaskan dengan menggunakan grafik atau diagram atau kurva dengan berbagi pasangan variabel. Untuk ca...
  • Grafik Orde Reaksi
    Grafik Berdasarkan Orde Reaksi . Beberapa grafik orde reaksi yang umum terdapat dalam persamaan reaksi kimia beserta maknanya sebagai berik...
  • Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam
    Pada artikel Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam ini kita akan menurunkan rumus-rumus yang telah digunakan sebelumnya. Kita akan men...
  • Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan
    Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan . Salah satu contoh polimer sintetis adalah plastik. Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene