× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Sifat Sifat dan Pembuatan Eter

Materi: senyawa karbon
Sifat-sifat dan Pembuatan Eter. Pertama kita bahas tentang sifat-sifat senyawa eter. Pada suhu kamar metal eter berwujud gas, sedangkan eter sederhana lainnya berupa zat cair yang mudah menguap. Titik didih dan titik cair eter jauh lebih rendah dibandingkan dengan alkohol yang sesuai. Hal itu disebabkan tidak adanya ikatan hidrogen dalam eter, sedangkan akohol mempunyai ikatan hidrogen. Kelarutan eter dalam air jauh lebih kecil daripada kelarutan alkohol, sehingga umumnya eter tidak bercampur dengan air.

Selain sifat fisik, eter juga mempunyai sifat kimia, yaitu
1). eter kurang reaktif dibandingkan alkohol, kecuali dalam hal pembakaran;
2). eter tidak bereaksi dengan logam natrium (logam aktif), sehingga sifat ini dapat membedakan eter dengan alkohol;
3). eter bereaksi dengan PCl$_5$ tetapi tidak membebaskan HCl, sehingga sifat ini dapat pula digunakan untuk membedakan eter dengan alkohol.
       R - O - R' + PCl$_5 \, \rightarrow \, $ R' - Cl + POCl$_3$
4). eter dapat mengalami reaksi subtitusi dengan HI yang akan membentuk alkil iodide/iodo-alkana dan alkohol. Namun bils penambahan HI berlebih R'OH yang terbentuk akan akan bereaksi lebih lanjut menghasilkan RI (iodo-alkana atau alkil iodida)
       R - O - R' + HI $ \rightarrow $ RI + R'OH
       R' - OH + HI $ \rightarrow $ R' - I + H$_2$O

Pembuatan Senyawa Eter

Eter dapat dibuat dengan jalan mereaksikan alkohol primer dengan asam sulfat (H$_2$SO$_4$) pada suhu 140 $6\circ$C.

Eter juga bisa dibuat melalui sintesis Williamson: yaitu dengan mereaksikan senyawa alkil halida dengan Natrium alkoholat.

Serta dengan mereaksikan antara halogen alkana dengan perak oksida.
2 R - X + Ag$_2$O $ \rightarrow $ R - O - R' + 2AgX

       Demikian pembahasan materi Sifat-sifat dan Pembuatan Eter. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Hubungan Ksp, Kf, dan K pada Reaksi Pembentukan Ion Kompleks
    Tulisan ini terinspirasi ketika saya menyelesaikan pembahasan soal KSM Kimia tingkat provinsi tahun 2013. Ada soal menarik yang tentu saja d...
  • Pembahasan Soal tentang Hubungan Ksp, Kf, dan K pada Pembentukan Ion Kompleks
    Soal: Dalam fotografi, padatan AgBr yang tersisa dilarutkan dalam larutan Na 2 S 2 O 3 . Ion Ag + bereaksi dengan ion S 2 O 3 membentuk se...
  • Alternatif Cara dan Langkah Menyetarakan Reaksi Redoks
    Sejak dahulu pokok bahasan reaksi redoks khususnya tentang menyetarakan zat-zat dalam reaksi redoks menjadi hal yang sulit bagi kebanyakan s...
  • Soal Menentukan Pasangan Konjugasi dan Larutan Penyangga
    Terdapat campuran larutan seperti berikut Al(OH) 3 dan AlCl 3 HBr dan KBr NH 3 dan (NH 4 ) 2 SO 4 HCN dan Fe(CN) 2 H 3 PO 4 dan Na 3 P...
  • Soal dan Kunci Jawaban KSM Tingkat Provinsi Tahun 2015 Madrasah Aliyah
    Berikut ini adalah soal-soal Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Provinsi Tahun 2015 beserta kunci jawabannya. Sila klik untuk membuka atau men...
  • Pembahasan Soal Pilihan Ganda OSK Kimia 2016
    Soal #1 OSK Kimia 2016 Larutan kalium permanganat direaksikan dengan kalium oksalat dalam suasana basa menghasilkan mangan oksida (MnO 2 ) d...
  • Reaksi Eksoterm dan Endoterm
    Dikatakan reaksi eksoterm (berasal dari kata eks (keluar) dan therm (panas)) apabila kalor berpindah dari sistem ke lingkungan, artinya...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene