× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Menghitung Jumlah Ikatan Rangkap pada Struktur Lewis Suatu Molekul

Materi: kimia
Sebagai rangkaian dalam menggambar struktur Lewis yang benar mungkin cara berikut dapat dijadikan alternatif yaitu cara menghitung jumlah ikatan rangkap pada suatu struktur molekul menurut cara Lewis. Berharap nanti rangkaian ini akan menjadi satu kesatuan yang utuh dengan rangkaian yang pernah dibahas dalam web ini sehingga siswa dapat memastikan diri bahwa "ternyata menggambar struktur Lewis itu tidak sulit", tidak malah jadi bingung, mereka dapat memastikan gambar yang dibuatnya adalah benar. Ok! Jumlah elektron π adalah jumlah elektron yang digunakan untuk berikatan rangkap/dobel (double bond) atau berikatan rangkap tiga/tripel (triple bond).

Dalam bahasan ini nanti hasil hitung jumlah elektron π bisa saja menjadi elektron bebas (sebagai pasangan elektron bebas (PEB)) untuk menyesuaikan keadaan :)

Jumlah elektron π = 6n + 2 - ev (atom pusat berada pada periode 2)
Jumlah elektron π = 6n + 4 - ev (atom pusat P)
Jumlah elektron π = 6n + 6 - ev (atom pusat S)
Jumlah elektron π = 6n + 8 - ev (atom pusat Cl)

n = jumlah atom dalam molekul atau ion, khusus atom H tidak turut dihitung.
ev = total elektron valensi atom-atom dalam molekul atau ion.

Bila jumlah elektron π = 2 → 1 ikatan dobel
Bila jumlah elektron π = 4 → 2 ikatan dobel atau 1 ikatan tripel atau terdapat PEB
Bila jumlah elektron π = 6 → 3 ikatan dobel atau 2 ikatan tripel atau terdapat PEB

Untuk molekul dengan atom pusat dari periode 2 (O, N, C) kebanyakan akan mengikuti aturan oktet dan hanya pada beberapa molekul saja yang kadang tidak mengikuti aturan oktet seperti BF3 dan NO. Sementara itu untuk atom pusat yang berada pada periode ketiga (jumlah kulit 3) kebanyakan tidak mengikuti aturan oktet.


C2H2
n → 2 (2C, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 2 ev C + 2 ev H
Σ ev = 2×4  + 2 1
Σ ev = 8  + 2
Σ ev = 10

Jumlah elektron π = 6n + 2 - ev
Jumlah elektron π = 6×2 + 2 - 10
Jumlah elektron π = 4 (2 ikatan dobel atau 1 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada C2H2 terdapat 1 ikatan tripel di C sebagai atom pusat.

Karena yang mungkin hanyalah 2 atom C maka untuk 2 ikatan dobel  menjadi tidak mungkin sehingga antara C dengan C terdapat 1 ikatan tripel.


H2SO4
n → 5 (1S dan 4O, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 2 ev H +1 ev S + 4 ev O
Σ ev = 2 + 6 + 4×6
Σ ev = 2 + 6 + 24
Σ ev = 32

Jumlah elektron π = 6n + 6 - ev
Jumlah elektron π = 6×5 + 6 - 32
Jumlah elektron π = 4 elektron (2 ikatan dobel atau 1 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada H2SO4 terdapat 2 ikatan dobel di S sebagai atom pusat.


H2SO3
n → 4 (1S dan 3O, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 2 ev H +1 ev S + 3 ev O
Σ ev = 2 + 6 + 3×6
Σ ev = 2 + 6 + 18
Σ ev = 26

Jumlah elektron π = 6n + 6 - ev
Jumlah elektron π = 6×4 + 6 - 26
Jumlah elektron π = 4 elektron (2 ikatan dobel atau 1 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada H2SO3 terdapat 1 ikatan dobel dan 2 elektron bebas (1 PEB) di S sebagai atom pusat.

SO2
n → 3 (1S dan 2O)

Σ ev = 1 ev S + 2 ev O
Σ ev = 6 + 2×6
Σ ev = 6 + 12
Σ ev = 18

Jumlah elektron π = 6n + 6 - ev
Jumlah elektron π = 6×3 + 6 - 18
Jumlah elektron π = 6 elektron (3 ikatan dobel atau 2 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada SO2 ini terdapat 2 ikatan dobel dan 2 elektron bebas (1 PEB).


SO3
n → 4 (1S dan 3O)

Σ ev = 1 ev S + 3 ev O
Σ ev = 6 + 3×6
Σ ev = 6 + 18
Σ ev = 24

Jumlah elektron π = 6n + 6 - ev
Jumlah elektron π = 6×4 + 6 - 24
Jumlah elektron π = 6 elektron (3 ikatan dobel atau 2 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada SO3 ini terdapat 3 ikatan dobel.


HClO4
n → 5 (1Cl dan 4O, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 1 ev H +1 ev Cl + 4 ev O
Σ ev = 1 + 7 + 4×6
Σ ev = 1 + 7 + 24
Σ ev = 32

Jumlah elektron π = 6n + 8 - ev
Jumlah elektron π = 6×5 + 8 - 32
Jumlah elektron π = 6 elektron (3 ikatan dobel atau 2 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada HClO4 terdapat 3 ikatan dobel.


HClO2
n → 3 (1Cl dan 2O, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 1 ev H +1 ev Cl + 2 ev O
Σ ev = 1 + 7 + 2×6
Σ ev = 1 + 7 + 12
Σ ev = 20

Jumlah elektron π = 6n + 8 - ev
Jumlah elektron π = 6×3 + 8 - 20
Jumlah elektron π = 6 elektron (3 ikatan dobel atau 2 ikatan tripel atau terdapat PEB)
Pada HClO2 terdapat 1 ikatan dobel dan 4 elektron bebas (2 PEB)

PCl3
n → 4 (1P dan 3Cl)

Σ ev = 1 ev P + 3 ev Cl
Σ ev = 5 + 3×7
Σ ev = 5 + 21
Σ ev = 26

Jumlah elektron π = 6n + 4 - ev
Jumlah elektron π = 6×4 + 4 - 26
Jumlah elektron π = 2 (1 ikatan dobel atau e elektron bebas)
Pada PCl3 terdapat elektron bebas, tanpa ikatan dobel. 

PCl5
n → 6 (1P dan 5Cl)

Σ ev = 1 ev P + 5 ev Cl
Σ ev = 5 + 5×7
Σ ev = 5 + 35
Σ ev = 40

Jumlah elektron π = 6n + 4 - ev
Jumlah elektron π = 6×6 + 4 - 40
Jumlah elektron π = 0 elektron
Pada PCl5 tidak terdapat ikatan dobel

H3PO4
n → 5 (1P dan 4O, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 3 ev H + 1 ev P + 4 ev O 
Σ ev = 3×1 + 5 + 4×6
Σ ev = 3 + 5 + 24
Σ ev = 32

Jumlah elektron π = 6n + 4 - ev
Jumlah elektron π = 6×5 + 4 - 32
Jumlah elektron π = 2 elektron (1 ikatan dobel atau e elektron bebas)
Pada H3PO4 terdapat 1 ikatan dobel.

CH3COOH
n → 4 (2C dan 2O, atom H tidak dihitung)

Σ ev = 2 ev C + 4 ev H + 2 ev O
Σ ev = 2×4  + 4×1 + 2×6
Σ ev = 8 + 4 + 12 
Σ ev = 24

Jumlah elektron π = 6n + 2 - ev
Jumlah elektron π = 6×4 + 2 - 24
Jumlah elektron π = 2 elektron  (1 ikatan dobel atau e elektron bebas)
Pada CH3COOH terdapat 1 ikatan dobel.

Demikian, jika ada yang kurang tepat senang untuk mendapat koreksi untuk perbaikan. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Proses Pembentukan Minyak Bumi
    Minyak bumi berasal dari sisa-sisa fosil hewan yang telah melapuk di dasar bumi selama jutaan tahun. Minyak bumi disebut juga sebagai baha...
  • Sifat Sifat Senyawa Benzena
    1. Sifat fisik senyawa benzena Benzena mempunyai titik didih dan titik leleh yang khas, perhatikan tabel titik didih dan titik leleh beber...
  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Kegunaan Hidrokarbon dalam Bidang Pangan
    Bahan makanan merupakan keperluan hidup manusia di bidang pangan. Senyawa-senyawa yang terkandung di dalam bahan makanan masing-masing memp...
  • Tatanama Senyawa Benzena
    Tatanama Senyawa Benzena . Untuk memudahkan penamaan senyawa benzena , maka senyawa ini dibagi menjadi tiga kelas yaitu Benzena monosubtitu...
  • Struktur Senyawa Benzena
    Struktur Senyawa Benzena . Hasil analisis di laboratorium terhadap senyawa C$_6$H$_6$ memberikan data sebagai berikut:    Dari data ter...
  • Sifat Sifat Lemak
    sifat-sifat lemak . Lemak memiliki sifat-sifat antara lain seperti berikut. a. Lemak merupakan bahan padat  pada suhu kamar di antaranya ...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene