× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

7 Cara Membuat Larutan Penyangga

Materi: kimia
Larutan penyangga terbentuk bila dalam campuran akhir terdapat:
  • asam lemah dengan basa konjugat dari asam lemah tersebut (biasanya basa konjugat ini membentuk garam hasil reaksi dengan ion positif suatu basa kuat). 
  • basa lemah dengan asam konjugat dari basa lemah tersebut (biasanya asam konjugat ini membentuk garam hasil reaksi dengan ion  negatif suatu asam kuat). 
Selama ini larutan penyangga dijelaskan hanya menggunakan 4 cara. Keempat cara itu:


  1. Reaksi asam lemah berlebih dengan basa kuat. Contohnya:
    Reaksi:HNO2(aq)+NaOH(aq)→NaNO2(aq)+H2O(l)
    Awal:10 mmol6 mmol--
    Bereaksi:-6 mmol-6 mmol6 mmol-
    Akhir:4 mmol-6 mmol
  2. Reaksi basa lemah berlebih dengan asam kuat. Contohnya:
    Reaksi:NH4OH(aq)+HNO3(aq)→NH4NO3(aq)+H2O(l)
    Awal:8 mmol5 mmol--
    Bereaksi:-5 mmol-5 mmol5 mmol-
    Akhir:3 mmol-5 mmol
  3. Mencampurkan asam lemah A dengan garam yang berasal dari basa kuat dengan konjugat asam lemah A.
    Misalnya campuran larutan 1 mol H3PO4 dengan 1 mol KH2PO4
  4. Mencampurkan basa lemah B dengan garam yang berasal dari asam kuat dengan konjugat basa lemah B.
    Misalnya campuran 1 mol NH4OH dengan 1 mol NH4Cl
Masih ada 3 lagi yaitu: 
  1. Garam (dari asam lemah + basa kuat) berlebih dengan asam kuat.
    Misalnya
    Reaksi:KF(aq)+HCl(aq)→HF(aq)+KCl(l)
    Awal:6 mmol2 mmol--
    Bereaksi:-2 mmol-2 mmol2 mmol-
    Akhir:4 mmol-2 mmol
  2. Garam (dari basa lemah + asam kuat) berlebih dengan basa kuat.
    Reaksi:NH4NO3(aq)+NaOH(aq)→NH4OH(aq)+NaNO3(aq)
    Awal:12 mmol8 mmol--
    Bereaksi:-8 mmol-8 mmol8 mmol-
    Akhir:4 mmol-8 mmol-
  3. Garam tertentu dengan garam tertentu yang mengandung konjugat yang mirip.
    Misalnya 1 mol larutan NaHCO3 dengan 1 mol Na2CO3.
    Jika dalam larutan NaHCO3 terurai menjadi Na+ dengan HCO3–, sementara itu Na2CO3 terurai menjadi 2Na+ dengan CO32–.
    Jadi dalam campuran tersebut akan terdapat 3Na+, HCO3–, dan CO32–. Komponen zat HCO3–, dan CO32– merupakan komponen larutan penyangga.
    HCO3–, bertindak sebagai asam lemah dan CO32– bertindak sebagai basa konjugat dari HCO3–. 

Demikian. CMIIW.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Dari Mana Asal Angka 10 Rumus Konversi Molaritas itu?
    Beberapa buku kimia terdapat rumus konversi satuan konsentrasi larutan dari kadar (a%), massa jenis (ρ, dibaca rho), dan data massa molar za...
  • Memahami Grafik tentang Laju Reaksi Dan Variasi Soal
    Laju reaksi pada beberapa kesempatan dijelaskan dengan menggunakan grafik atau diagram atau kurva dengan berbagi pasangan variabel. Untuk ca...
  • Golongan Alkali atau Golongan IA
    Unsur-unsur pada golongan IA dalam tabel periodik dikenal juga dengan nama unsur alkali , karena semua anggotanya bereaksi dengan air memb...
  • Grafik Orde Reaksi
    Grafik Berdasarkan Orde Reaksi . Beberapa grafik orde reaksi yang umum terdapat dalam persamaan reaksi kimia beserta maknanya sebagai berik...
  • Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam
    Pada artikel Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam ini kita akan menurunkan rumus-rumus yang telah digunakan sebelumnya. Kita akan men...
  • Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan
    Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan . Salah satu contoh polimer sintetis adalah plastik. Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene