× Home Daftar Isi Disclaimer Tentang Blog
Menu

Serba Ada

Serba Serbi

Penyetaraan Reaksi Redoks: SCN- + O2 → SO42- + HCO3- + NO3-

Materi: kimia
Soal penyetaraan reaksi redoks SCN– + O2 → SO42– + HCO3– + NO3– ini nampak tidak beda dengan reaksi redoks pada umumnya. Faktanya ini akan tidak mudah bila disetarakan dengan menggunakan metode perubahan bilangan oksidasi (PBO) atau metode setengah reaksi. Satu-satunya cara lugas adalah dengan metode aljabar sederhana. Namun di sini akan tetap dibahas dengan ketiga metode tersebut.

Metode Perubahan Bilangan Oksidasi
Setarakan reaksi redoks berikut:
Beri harga bilangan oksidasi setiap unsur untuk memasangkan unsur yang mengalami perubahan bilangan oskidasi.
SCN– + O2 → SO42– + HCO3– + NO3–

Semula O2 dipasangkan dengan O pada HCO3– namun menjadi bermasalah karena jumlah C juga harus sama dengan C pada SCN–. Memang O2 tereduksi yang mungkin menjadi air. Walau dalam persamaan tidak ada kita dapat menambahkannya lebih dahulu, ini paling mungkin terjadi sebab reaksi ini berlangsung dalam pelarut air.

Perubahan total biloks naik 8+8 = 16 dan total biloks turun = 4, PBO naik (garis panah biru) dikali 1 dan PBO turun (garis panah merah) dikali 4
SCN– + 4O2 → SO42– + HCO3– + NO3– + 8H2O

Penyetaraan muatan dengan menambah H+ pada ruas yang lebih negatif
SCN– + 4O2 → SO42– + HCO3– + NO3– + 8H2O + 3H+

Penyetaraan jumlah H pada ruas yang kekurangan H dengan sejumlah H2O
SCN– + 4O2 + 10H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + 8H2O + 3H+

Eliminasi spesi yang muncul pada kedua ruas:
SCN– + 4O2 + 2H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + 3H+


Metode aljabar sederhana
Setarakan reaksi redoks berikut:
SCN– + O2 → SO42– + HCO3– + NO3–

Penambahkan spesi H2O salah satu ruas (biasa pada ruas yang tampak kekurangan O) dan H+ pada ruas yang lain.
SCN– + O2 + H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + H+

Pemberian koefisien berupa huruf misal a pada SCN– diikuti unsur yang sama yang ada di ruas kanan.
aSCN– + O2 + H2O→ SO42– + HCO3– + NO3– + H+
aSCN– + O2 + H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + H+

Pemberian koefisien b pada O2
aSCN– + bO2 + H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + H+

Penyetaraan jumlah O pada H2O yang belum mendapat koefisien
aSCN– + bO2 + ((4a+3a+3a)–2b)H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + H+
aSCN– + bO2 + (10a–2b)H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + H+

Penyetaraan jumlah H
aSCN– + bO2 + (10a–2b)H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + (2(10a–2b)–a)H+
aSCN– + bO2 + (10a–2b)H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + (19a–4b)H+

Peninjauan jumlah muatan:
Muatan di ruas kiri = jumlah muatan di ruas kanan.
–1a = –2a + (–a) + (–a) + (19a – 4b)
–1a = 19a – 4a – 4b
–1a = 15a – 4b
4b = 15a +1a
4b = 16a
1b = 4a

Perbandingan a/b = 1/4, jadi a = 1 dan b = 4.

Substitusi ke dalam persamaan untuk nilai a = 1 dan b =4
aSCN– + bO2 + (10a–2b)H2O→ aSO42– + aHCO3– + aNO3– + (19a–4b)H+
1.SCN– + 4.O2 + (10.1–2.4).H2O→ 1.SO42– + 1.HCO3– + 1.NO3– + (19.1–4.4).H+
SCN– + 4O2 + (10–8)H2O→ SO42– + HCO3– + NO3– + (19–16)H+
SCN– + 4O2 + 2H2O→ SO42– + HCO3– + NO3– + 3H+


Metode Setengah Reaksi (Pasangan Spesi Mirip)
Setarakan reaksi redoks berikut:
SCN– + O2 → SO42– + HCO3– + NO3–

Memasangkan spesi yang mirip
SCN–→ SO42– + HCO3– + NO3–
O2 → ......?

Penyetaraan jumlah O dengan menambahkan H2O pada ruas yang miskin O sehingga setara jumlah O-nya
SCN– + 10H2O → SO42– + HCO3– + NO3–
O2 → 2H2O

Penyetaraan jumlah H dengan menambahkan H+ pada ruas yang miskin H
SCN– + 10H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + 19H+
O2 + 4H+ → 2H2O

Penyetaraan jumlah muatan dengan menambahkan e– pada ruas yang lebih positif
SCN– + 10H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + 19H+ + 16e–
O2 + 4H+ + 4e–→ 2H2O

Samakan jumlah elektron yang dilepas dengan yang diterima dengan mengalikan tiap reaksi menggunakan bilangan bulat, hasil FPB jumlah elektron yang dilepas dan yang diterima.
SCN– + 10H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + 19H+ + 16e– |×1|
O2 + 4H+ + 4e–→ 2H2O |×4|

SCN– + 10H2O → SO42– + HCO3– + NO3– + 19H+ + 16e–
4O2 + 16H+ + 16e–→ 8H2O

Jumlahkan kedua reaksi dan elininasi jumlah spesi yang muncul pada kedua ruas.
SCN– + 10H2O + 4O2 + 16H+ + 16e–→ SO42– + HCO3– + NO3– + 19H+ + 16e– + 8H2O

Persamaan reaksi setara:
SCN– + 2H2O + 4O2 → SO42– + HCO3– + NO3– + 3H+


Demikian, bila pembaca bersedia memberikan koreksi dengan menuliskannya pada kotak komentar di bawah ini. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

meCKZINK

Memuat...

Arsip Blog

Topik

asam dan basa buffer hidrokarbon kesetimbangan kimia kimia kimia unsur laju reaksi makromolekul polimer reaksi redoks sel elektrokimia senyawa karbon soal OSN soal osp soal un termokimia unsur radioaktif

Popular Posts

  • Cara Mengidentifikasi Jenis Gaya Antarmolekul (Antarpartikel)
    Tulisan ini akan menjelaskan prosedur menentukan jenis interaksi antarpartikel dari spesi-spesi yang ada. Prosedur untuk dapat mengidentifik...
  • Dari Mana Asal Angka 10 Rumus Konversi Molaritas itu?
    Beberapa buku kimia terdapat rumus konversi satuan konsentrasi larutan dari kadar (a%), massa jenis (ρ, dibaca rho), dan data massa molar za...
  • Memahami Grafik tentang Laju Reaksi Dan Variasi Soal
    Laju reaksi pada beberapa kesempatan dijelaskan dengan menggunakan grafik atau diagram atau kurva dengan berbagi pasangan variabel. Untuk ca...
  • Golongan Alkali atau Golongan IA
    Unsur-unsur pada golongan IA dalam tabel periodik dikenal juga dengan nama unsur alkali , karena semua anggotanya bereaksi dengan air memb...
  • Grafik Orde Reaksi
    Grafik Berdasarkan Orde Reaksi . Beberapa grafik orde reaksi yang umum terdapat dalam persamaan reaksi kimia beserta maknanya sebagai berik...
  • Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam
    Pada artikel Penurunan Rumus pH pada Hidrolisis Garam ini kita akan menurunkan rumus-rumus yang telah digunakan sebelumnya. Kita akan men...
  • Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan
    Kegunaan Polimer Sintetis dalam Kehidupan . Salah satu contoh polimer sintetis adalah plastik. Plastik merupakan polimer yang dapat dicetak...

Navigasi

  • Home
  • disclaimer
  • sitemap
Ehcrodeh. Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright © KMA. Template by : Petunjuk Onlene